Facebook Nyatakan Perang Terhadap Penyebar Konten P***o dengan Motif Balas Dendam


    © entrepreneur.com

    SURATKABAR.ID – Facebook benar-benar mengambil tindakan serius bagi pengguna yang melanggar peraturan yang dibuat mereka. Salah satunya adalah dengan melakukan pemblokiran langsung kepada seseorang untuk mencegah penyebaran revenge porn atau konten p***o yang disebarkan oleh pihak lain dengan motif balas dendam.

    Pendiri organisasi Revenge Porn Helpline, Laura Higgins menyatakan bahwa apa yang dilakukan Facebook tersebut adalah sebuah langkah besar dan dapat melindungi korban dari rasa malu teramat dalam karena ulah pihak tertentu.

    “Saya cukup sering melihat foto-foto yang diunggah di media sosial sebagai bagian dari pertengkaran pribadi, misalnya seseorang yang mencoba mencelakai orang-orang terdeka dan orang-orang di sekeliling mereka. Salah satu tantangan terbesar adalah mencegah seseorang yang seperti itu agar tak lagi mengunggah konten tersebut,” ungkap Higgins, seperti yang dilansir oleh BBC.com (5/7/2017).

    Cara yang diambil oleh Facebook untuk menghadapi permasalahan ini adalah, pertama-tama Facebook akan meminta para penggunanya untuk dapat berkontribusi dalam menemukan konten-konten p***o, melalui fasiltias Laporan atau Report.

    Selanjutnya, pihak Facebook akan meninjau kembali apakah konten tersebut berisi tentang konten p***o yang bertujuan membalas dendam atau ntidak. Lalu, secara otomatis Facebook akan memblokir akun yang mengunggah konten tersebut jika diketahui memang melanggara aturan mereka.

    Langkah terakhir, Facebook akan menggunakan teknik Photo-Recognition Software (alat untuk pencocokan foto), yang mampu mendeteksi gambar atau video dengan konten p***o yang sebelumnya pernah ditinjaklajuti oleh mereka, sehingga secara otomatis Facebook dapat memblokir penyebar baru tanpa bantuan laporan para pengguna.

    “Kami terus membangun dan memperbaiki berbagai fasilitas yang kami tawarkan, karena kami sangat paham bahwa masalah ini terjadi di berbagai wilayah dan sangat merugikan pihak tertentu,” ejlas Antigone Davis, Kepala Keamanan Global Facebook.

    Davis juga menambahakan, bahwa Facebook kemungkinan akan melakukan langkah yang hampir sama untuk mengatasi masalah di WhatsApp di masa yang akan datang. Hal itun dilakukan guna menciptakan kenyamanan dan keamanan publik khususnya bagi pengguna Facebook dan WhatsApp.