Telah Ditemukan Banyak Sekali Fosil Jejak Kaki Dinosaurus di Australia


© newatlas.com

SURATKABAR.ID –  Keberadaan dinosaurus pada jutaan tahun yang lalu masih menjadi perdebatan sampai sekarang, karena sedikitnya bukti kuat yang menunjukkan bahwa hewan-hewan raksasa tersebut pernah ada di bumi jutaan tahun lalu. Arkeolog yang percaya terhadap adanya dinosaurus terus mencari bukti untuk memperkuat keyakinan mereka, seeperti mencari fosil berupa kerangka, gigi atau bahkan jejak kaki dinosaurus.

Baru-baru ini sebuah tim palaentologi dari Universitas Queensland, jurusan Ilmu Biologi dengan para ilmuwan dari Universitas James Cook, Jurusan Kebumian dan Ilmu Lingkungan, berhasil menemukan jejak kaki dari berbagai jenis dinosaurus di sepanjang 25 kilometer di Semenanjung Dampier, Kimberly Australia bagian barat. Daerah tersebut sekarang dijadikan Jurassic Park versi Australia.

Para peneliti telah mengidentifikasi ada 21 tipe jejak dinosaurus, setidaknya ada enam jenis sauropoda spesies herbivora yang berleher panjang, empat jenis ornitopoda spesies herbivora berkaki dua dan enam jenis dinosaurus kelompok Armoured Dinosaurus. Spesies-spesies tersebut diperkirakan hidup di 127 sampai 140 juta tahun yang lalu.

“Di antara jenis-jenis dinosaurus yang ditemukan, salah satunya adalah Stegosarius Australia dan ada beberapa jenis dinosaurus terbesar, seperti Sauropod yang memiliki panjang jejak kaki 1,7 meter,” jelas Dr Steve Salisbury, seperti yang dikutip dari dari NewAtlas.com (27/03/2017).

Salisbury juga mengatakan jika dengan ukuran jejak kaki 1,7 meter, maka dinosaurus tersebut berukuran sangat besar yaitu sekitar 5,3 – 5,5 meter.

Berdasarkan penemuan ini, maka semakin memperkuat argumen para arkeolog yang meyakini bahwa memang benar pada zaman dahulu kalah pernah hidup kawanan dinosaurus di muk bumi. Sayangnya, walaupun sudah berulangkali melakukan penelitian dan menemukan bukti-bukti, namun khususnya untuk penemuan jejak kaki dinosaurus ini masih belum cukup untuk dijadikan sebagai alat bukti bahwa dinosaurus benar-benar ada pada jutaan tahun yang lalu. Sehingga para arkeolog terus mencari tempat yang diduga tempat hidup dinosaurus dan menemukan bukti yang lebih meyakinkan.