Menurut Setya Novanto, Ahok Adalah Sosok yang Memperjuangkan Islam


SURATKABAR.ID – Setya Novanto sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat membela Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pembelaan itu disampaikan di hadapan jemaah majelis taklim Kosgoro, Jakarta Timur, yang hadir pada acara ulang tahun Agung Laksono, Minggu (26/3/2017). Ia berpendapat, sosok Ahok merupakan seseorang yang memperjuangkan agama Islam.

“Jadi kalau di daerah jelek-jelekkan—Ahok—itu [tindakan yang] tidak benar,” tandas Setya Novanto, sebagaimana diwartakan kembali dari Tempo.

Novanto yang pada 16 Desember 2015 mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat terkait kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo untuk saham di PT Freeport Indonesia itu mengatakan, perjuangan Ahok terhadap Islam tidak perlu diragukan.

“Islamnya Diridhoi Allah”

Ia menghubungkannya dengan momen saat Ahok ikut menyambut kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Indonesia. Berbicara fakta, hanya Ahoklah satu-satunya calon gubernur DKI Jakarta putaran selanjutnya yang mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Sri Baginda Raja Salman. Tentunya itu semua tak lepas dari posisi Ahok yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur ibu kota.

Baca juga: Pasrah, Ahok: Kalau Tuhan Izinkan Tidak Jadi Pun…

“Satu-satunya calon yang salaman adalah Ahok. Berarti Islamnya diridhoi Allah,” ujarnya dengan mantap.

Ahok dan Djarot Saiful adalah pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam Pilkada 2017. Pasangan yang saat ini masih menjabat sebagai petahana ibu kota tersebut didukung PDI Perjuangan, Partai Golkar, NasDem, dan Hanura.

Pada saat bersamaan, Ahok juga tengah menghadapi proses hukum. Ia diduga menistakan Islam karena ucapannya yang berhubungan dengan Surat Al-Maidah ayat 41 di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu. Hingga kini, pengadilan Negeri Jakarta Utara masih menyidangkan kasus tersebut.