Singapura Wacanakan Gunakan Taksi Terbang untuk Atasi Kemacetan pada Tahun 2030


© pinterest.com

SURATKABAR.ID – Kemacetan mungkin sudah menjadi hal yang umum dialami oleh semua orang di kota-kota besar di berbagai negara. Pastinya, stres jika sudah terjebak dalam kemacetan, apalagi sedang dalam posisi terburu-buru. Tapi, bagaimana kalau Anda bisa menggunakan jasa transportasi yang tak perlu melaju di jalanan di darat alias terbang? Nah, tentunya akan sangat menarik dan dinanti sekali, bukan?

Luas wilayah Singapura yang relatif kecil dan penduduknya yang padat, memunculkan kemacetan lalu lintas selalu menjadi pusat perhatian pemerintah. Negara ini memberlakukan pajak yang besar dan aturan yang ketat pada kepemilikan mobil.

Nampaknya, hal tersebutlah yang melandasi pemikiran Pemerintah Singapura untuk menciptakan alat transportasi yang dapat terbang untuk mengatasi kemacetan.

Menurut Kementerian Teknologi Singapura, sekitar tahun 2030 nanti, orang-orang dapat pulang ke rumah saat sore hari dengan menggunakan taksi terbang agar tidak terjebak kemacetan. Dan hal tersebut sedang coba dikembangkan oleh Pemerintah Singapura serta diwacanakan bakal benar-benar digulirkan pada tahun 2030 mendatang.

“Pada 2030, Anda dapat menyewa transportasi udara yang akan menjadi kendaraan umum di perkotaan,” ujar Pang Kin Keong, sekretaris tetap kementerian Singapura, seperti yang dikutip dari Cnet.com (22/3/2017).

Selain ide pembuatan taksi terbang itu, Pemerintah Singapura juga mencoba mengujicobakan kendaraan tanpa supir, serta memungkinkan uji coba juga pada taksi tanpa supir demi menemukan solusi untuk mengurangi kemacetan.

Jika ide-ide bernuansa masa depan tersebut dapat direalisasikan, maka dapat dikatakan nantinya Singapura akan menjadi negara pelopor pemberlakuan kendaraan-kendaraan tanpa supir atau juga yang dapat terbang di dunia.

Rencana ini diresmikan pada forum lokal, di mana pihak kementerian berbicara tentang rencana untuk sistem transportasi perkotaan pada tahun 2030. Sekarang ini, kereta masih menjadi transportasi utama dari sistem transportasi umum di negara itu.