Ini Alasan Kenapa Membeli Smartphone dengan Harga Mahal Kurang Masuk Akal Lagi Sekarang Ini


    © phoneworld.com.pk

    SURATKABAR.ID – Setelah era ponsel meredup dan berganti dengan era smartphone, banyak bermunculan perangkat-perangakt mobile pintar di pasaran, berbagai merek, ukuran, spesifikasi sampai harganya.

    Dikarenakan hal itu, dapat dikatakan bahwa sekarang ini smartphone seakan sudah menjadi barang kebutuhan yang wajib dimiliki. Begitu pentingnya keberadaan gadget ini membuat banyak produsen berlomba-lomba dalam membuat produk yang terbaik. Karena hal itulah yang membuat harga-harga smartphone bervariasi.

    Akan tetapi, sadarkah Anda jika ada suatu hal yang kurang masuk akal dari segi harga yang dipatok oleh produsen untuk smartphone kelas high-end atau kelas atas? Harga smartphone kelas atas ini rata-rata dijual dengan bandrol 2-3 kali lebih besar dari perangkat kelas menengah. Bahkan saat ini kurang jelas keuntungan yang didapat dari smartphone yang dibandrol dengan harga mahal di pasaran tersebut. Inilah yang membuat pembeli smartphone kelas high-end harus berpikir dua kali sebelum membelinya.

    Perlu diketahui, hampir satu dekade ke era smartphone touchscreen seperti sekarang, mulai dari perangkat-perangkat mobile low-end atau kelas bawah sampai dengan yang level menengah saat ini, rata-rata sudah dapat mengejar ketertinggalannya dari smartphone-smartphone hi-end. Banyak peningkatan dari sisi spesifikasi sampai dengan performa, dan hasilnya pun dapat dibandingkan dengan perangkat yang dibandrol harga tinggi.

    Seperti yang dikutip dari NewAtlas.com (23/3/2017), misalnya saja, sebuah perusahaan yang berbasis di Cina, OnePlus, telah merilis OnePlus 3T sebagai salah satu yang terbaik saat ini.

    OnePlus membandrol produk baru mereka tersebut mulai dari harga USD 439 yang mana memiliki selisih sekitar USD 200-300 dari produk pesaingnya di kelas yang sama. Padahal, dilihat dari spesifikasi dan fitur juga masih sama, seperti layar berukuran 5,5 inci, kamera berkualitas tinggi, performa yang hebat dan operating system yang digunakannya adalah Android terbaru, Nougat.
    iPhone SE adalah contoh lain yang menarik dari ponsel yang lebih terjangkau. Smartphone ini memiliki harga eceran mulai dari USD 339, sehingga dapat dikatakan sebagai produk dengan harga terendah yang pernah dirilis Apple.

    Berdasarkan dengan contoh-contoh di atas, memang perangkat-perangkat mobile hi-end dilengkapi dengan banyak fitur di dalamnya, tentu saja hal tersebut mendongkrak harga pasarannya. Namun yang patut menjadi perhatian adalah apakah Anda akan menggunakan atau apakah fitur-fitur tersebut benar-benar penting sehingga Anda harus mengeluarkan uang banyak untuk membeli perangkat yang bersangkutan. Padahal, jika dilihat dari sisi fungsinya, Anda tetap dapat memiliki smartphone dengan harga relatif murah besutan vendor menengah dengan spesifikasi yang tak kalah gaharnya.