Hoverboard jadi Pemicu Kebakaran dan Tewaskan Seorang Balita


SURATKABAR.ID – Pada Jumat (10/3/2017) terjadi kebakaran hebat yang melanda rumah di Harrisburg, Pennsylvania, Amerika Serikat. Penyebab kebakaran tersebut dipastikan merupakan perangkat elektronik hoverboard yang mengalami kesalahan teknis di dalamnya dan menyebabkan satu orang tewas.

Berdasarkan pada laporan CNN, US  Consumer Product Safety Commission menyebutkan jika itu merupakan kali pertama hoverboard menyebabkan kematian.

Api pertama kali muncul sekitar pukul 20:00 waktu setempat. Dan salah satu penghuni rumah melompat dari lantai dua bangunan untuk melarikan diri dari kobaran api. Api teru sberkobar ke seluruh rumah dan membuat orang di dalam terjebak dan tak bisa keluar.

Dua orang yakni ayah dan seorang remaja laki-laki dikabarkan selamat sedangkan tiga gadis muda saat ini tengah dalam kondisi kritis. Dan diketahui keesokan harinya, seorang gadis kecil menghembuskan nafas terakhirnya. Seorang balita berusia 3 tahun dan bernama Ashanti Hughes dikabarkan meninggal.

Berdasarkan pada kepala pemadam kebakaran yang dikutip di theverge.com, keluarga tersebut mendengar beberapa kali suara mendesis dan berderak dari hoverboard dan tidak berselang lama setelah itu perangkat elektronik itu pun meledak.

Ternyata, kasus kecelakaan yang diakibatkan oleh Hoverboard ini bukan kali pertama. Sudah beberapa kali hoverboard menyebakan kecelakaan. Sebelumnya keluarga di Tennesse, AS bahkan menggugat Amazon karena menjual hoverboard yang jadi pemicu kebakaran di rumahnya.

Us Consumer Product Safety Commission sudah menarik peredaran lebih dari 500.000 hoverboard, termasuk juga brand-brand ternama seperti halnya Swagway dan Razor. Pengembalian barang sampai saat ini masih aktif dan pihak kemananan konsumen Amerika meminta para pemilik untuk memberhentikan penggunaan hoverboard yang dilarang.

Untuk hoverboard model terbaru haruslah disertifikasi dan wajib melewati serangkaian tes bateriu agar tidak bisa memicu api. Oleh sebab itulah para konsumen diharapkan menggunakan brand hoverboard yang telah dilisensi agar kemanannya terjamin.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaJepang Buat Gebarakan Baru dengan Drone Delivery Service, Apa Itu?
Berita berikutnyaTerungkap! 6 Fakta Mengejutkan dari Sidang Kasus Korupsi e-KTP