Setelah 32 Jam Operasi, Dokter Ini Langsung…


SURATKABAR.ID – Di sepanjang sejarah dunia, tercatat sudah ada banyak dokter dan ahli bedah yang mengubah wajah kedokteran sejak abad 19. Contoh salah satunya yakni James Barry asal Inggris, yang ternyata adalah wanita yang menyamar sebagai dokter militer pria dan pergi ke medan peperangan untuk mencari suaminya yang adalah tentara.

Sekarang, ada dokter ahli yang tak terhitung jumlahnya di seluruh dunia. Mereka bekerja keras siang malam untuk menyelamatkan banyak nyawa. Sebuah contoh yang belakangan ini menjadi viral dapat dilihat dari foto-foto di sebuah rumah sakit asal provinsi Cina Fujian.

Foto-foto yang saat ini sedang booming menjadi viral, menunjukkan tiga dokter bedah kelelahan tergeletak di lantai setelah mereka menyelesaikan operasi selama 32 jam. Demikian sebagaimana diwartakan kembali dari Newsner.com.

Operasi berdurasi lebih dari 24 jam tersebut melibatkan tiga dokter bedah, enam ahli anestesi, dan delapan perawat. Bersama-sama, mereka melakukan enam operasi terpisah untuk menghapus serangkaian tumor otak dari seorang pasien.

Baca juga: Pria Ini Habiskan Ratusan Juta untuk Operasi Agar Jadi Alien

Dari Sabtu pagi di 8:30 sampai hari Minggu, ahli bedah bekerja dengan kesabaran dan ketelitian di meja operasi.

Menurut surat kabar China Global Times, operasi tersebut merupakan yang terpanjang yang pernah dilakukan di Fujian Medical University Union Hospital. Salah satu ahli bedah, dokter Chen Jianping, mengatakan tentang operasi itu.

“Pasien mengidap aneurisma dan hemangioblastoma di batang otak. Kami perlu menghapus kedua tumor di salah satu operasi. Ini diperlukan enam prosedur bedah yang berbeda yang harus dilakukan pada pasien. Ini bisa sulit, berisiko, dan memakan waktu. Jika Anda telah berhasil membuang satu tumor, lalu jeda dulu atau istirahat, itu bisa berakibat fatal,” ujarnya menjelaskan.

Selama operasi, para dokter mengambil istirahat hanya dalam waktu singkat. Sedangkan keluarga bahkan pasien merasa khawatir apakah ahli bedah bisa menangani tekanan fisik yang akan menempa mereka selama 32 jam operasi panjang tersebut.

Tapi ternyata semua itu berakhir dengan baik-baik saja. Pada gambar di bawah, diambil tak lama setelah operasi selesai, salah satu ahli bedah terlihat membuat tanda-V dengan kedua telunjuk dan jari tengahnya, yang mengartikan “Victory”, alias “Kemenangan.”

Foto-foto tersebut lantas beredar cepat di China. Meski begitu, Chen Jianping ragu-ragu untuk mengambil terlalu banyak kredit.

“Ini bukan hanya saya yang bekerja keras untuk mengobati pasien. Begitu banyak ahli bedah seperti saya yang tidak terlihat,” tutur Chen Jianping dengan rendah hati.

Chen Jianping menambahkan, saat ini di luar sana sudah ada lebih banyak lagi pahlawan medis yang layak untuk dipuji.

Foto di bawah, yang menjadi terkenal di dunia pada tahun 1987 (National Geographic memilihnya sebagai “Picture of The Year”), menunjukkan ahli bedah jantung asal Polandia, dokter Zbigniew Religa.

Tiga puluh tahun yang lalu, Dr. Religa melakukan transplantasi jantung “yang tidak mungkin” pada pasien bernama Tadeusz Żytkiewicz.

Operasi berlangsung 23 jam. Dalam gambar ini, Zbigniew Religa terlihat memantau tanda-tanda vital pasien, sementara salah satu rekannya kelelahan tidur di sudut kanan.

Itu adalah transplantasi jantung pertama yang pernah dilakukan di Polandia, dan berhasil. Dr. Religa meninggal pada tahun 2007, namun Tadeusz Żytkiewicz, pasien yang diselamatkannya, masih hidup hingga hari ini.

Baca juga: Serem! Tim dokter Keluarkan Janin yang Sudah Membatu

Betapa menakjubkannya melihat seberapa jauh jasa dan pelayanan dokter serta para ahli dapat menyelamatkan nyawa manusia.

Jika Anda setuju dan berkenan, silakan bantu bagi dan sebarkan foto-foto pahlawan hebat ini di Facebook, sehingga lebih banyak lagi orang di seluruh dunia yang dapat merespek dan mensyukuri kehadiran para dokter berbakat dan ahli bedah di luar sana!