3 Produk Google yang Gagal Total Setelah Dirilis


© memeburn.com

SURATKABAR.ID – Di era modern ini yang semakin menjamurnya berbagai teknologi cangih, siapa sih yang tidak mengenal Google? Perusahaan teknologi yang berdiri sejak tahun 1998 tersebut memang telah memberikan sumbangsih cukup berarti bagi perkembangan teknologi dunia.

Meski begitu, seperti yang dilansir oleh Mashable (14/10/2016), ternyata ada 3 teknologi Google yang di rasa cukup mengecewakan dan dianggap gagal di pasaran. Apa saja teknologi tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Google TV

Tidak hanya ingin merajai pasar internet, Google juga ingin berupaya dalam persaingan di sektor TV pintar. Usaha pertama Google untuk meluncurkan platform TV pintar dikembangkan oleh Intel, Sony dan Logitech. Produk smart TV Google diluncurkan pertama kali pada tanggal 6 Oktober 2010 dan kemudian menyusul generasi ke-dua-nya yang merupakan hasil dari kerjasama bersama LG, Samsung dan Vizio. Berjalan 3 tahun setelah rilis, ternyata Google TV tak sanggup bersaing dengan Apple TV, Roku atau XBOX 360. Karena tidak bisa bersaing di pasaran maka Google TV dihentikan, lalu diganti dengan Android TV.

2. Google+

Di awal pembuatannya, Google+ memang diharapkan dapat bersaing dengan jejaring sosial besar, seperti Facebook atau Twitter. Namun karena fiturnya yang jauh dari kata lengkap, maka Google+ tak mampu berbuat banyak di tengah bermunculannya sosial media-sosial media baru lainnya. Karena hanya mengandalkan lingkaran teman untuk berbagi kiriman dan kurang user friendly, Google harus berbesar hati menerima kekalahan, meski sampai saat ini Google+ tetap dipertahankan eksistensinya.

3. Google Wave

Mungkin masih mending Google+, walaupun sering dianggap ‘Kota Mati-nya Sosial Media,’ oleh banyak pengamat, namun justru produk Google satu ini, Google Wave harus mengalami nasib pahit karena dimatikan sebelum berkembang cukup luas. Google Wave sengaja diciptakan untuk memberikan kenyamanan bagi penggunanya dalam berkirim email, pesan dan chating dalam satu wadah. Idenya sebenarnya sangat bagus, namun karena cara pemasarannya yang dianggap aneh sekaligus membingungkan, maka banyak orang yang justru tidak paham bagaimana cara kerja atau bahkan apa itu Google Wave. Sekarang ini, Google secara resmi telah ditutup karena menimbulkan kerugian.