DARPA Danai Program Implan Chip Otak untuk Sembuhkan Gangguan Saraf


SURATKABAR.ID – Perkembangan alat-alat dan ilmu medis telah banyak membantu penyembuhan penyakit yang sebelumnya tak bisa disembuhkan. Dikutip dari Gizmodo.com, tim dokter dari Massachusetts General Hospital mengenalkan sebuah metode penyembuhan depresi akut yang bernama stimulasi otak dalam

Di tahun 2006, tim dokter tersebut membuat dua lubang pada tengkorak Liss Murphy untuk memasang dua elektroda pada sebuah buntalan serat padat di dalam kapsul internal otak. Hal ini dilakukan untuk menyembuhkan depresi akut yang dialami Murphy selama empat tahun.

Kedua elektroda tersebut kemudian dihubungkan dengan dua kabel yang dipasang di belakang telinga dan di bawah kulit tulang selangka Murphy. Selain itu, dua pak batrai sebesar kotak korek api dipasang untuk mentenagai elektroda. Saat dihidupkan, sinyal elektrik yang dipancarkan oleh kedua elektroda tersebut dapat mengatur ulang rangkaian di otak Murphy yang mengakibatkan depresi.

Murphy menjadi pasien pertama di dunia yang berhasil disembuhkan dari penyakit psikis melalui teknik ini. Tak hanya bisa disembuhkan, percobaan medis ini juga mengubah hidup Murphy. Dia dapat beraktivitas kembali, mempunyai anak dan bahkan kembali bekerja paruh waktu setelah bertahun-tahun hanya hidup di rumah.

Percobaan medis tersebut kemudian mengilhami DARPA (Defence Advanced Research Project Agency) untuk membuat chip pengendali saraf yang mampu menyembuhkan gangguan-gangguan saraf akut seperti skizofrenia, PTSD (post-traumatic stress disorder), cedera otak traumatis, gangguan kepribadian, kecemasan, kecanduan dan depresi.

Tak main-main, DARPA mengucurkan dana sebesar US$ 65 juta kepada Massachusetts Hospital dan UCSF demi menghasilkan metode penyembuhan yang tepat bagi penderita gangguan saraf. Meskipun pihak rumah sakit telah menggunakan metode stimulasi otak dalam untuk menyembuhkan pasien gangguan saraf selama lebih dari satu abad, sebuah percobaan klinis menemukan bahwa metode ini memiliki efek plasebo yang signifikan.