Inilah Langkah Tepat Tanggulangi Bahaya Pencemaran Udara


SURATKABAR.ID – Meningkatnya kadar pencemaran udara di berbagai kota besar di dunia membuat para peneliti dan pengamat lingkungan berbondong-bondong untuk menciptakan solusi fenomena masal ini.

Banyak cara yang sudah dilakukan, contohnya larangan penggunaan mesin diesel di empat kota besar seperti Paris, Atena, Mexico City dan Madrid yang mulai diberlakukan pada tahun 2025. Sementara di New Delhi, India, sebuah mesin jet akan dikerahkan untuk mengalirkan udara kotor ke atas langit.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menghitung sebanyak 92% dari populasi dunia terkena dampak udara kotor yang berasal dari berbagai sumber. Untuk daerah terpencil, polusi disebabkan oleh asap tungku kayu dan kotoran ternak di dalam ruangan.

Sedangkan untuk kota megapolitan, udara kotor berasal dari knalpot kendaraan, jelaga dan debu konstruksi. Sementara itu, emisi gas dari kendaraan dan amonia yang berasal dari industri peternakan menjadi sumber pencemaran udara di negara-negara berkembang.

Langkah pertama untuk mengatasi pencemaran udara adalah dengan mencari tahu sumber polusi dan dampaknya terhadap individu. Seperti yang diwartakan oleh BBC.com, peneliti dari University of Leicester sedang menguji coba alat pemonitor udara portabel untuk mengumpulkan data pada skala personal. Alat ini dapat menunjukkan tingkat pencemaran udara yang terjadi di suatu tempat dengan menampilkan garis-garis beraneka warna sebagai penunjuknya.

Cara lain yang digunakan adalah dengan membersihkan mesin kendaraan secara berkala. Di negara-negara Eropa, pabrikan mobil telah membersihkan mesin mereka selama beberapa dekade terakhir. Selain membersihkan mesin, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan baru yang mengatur tingkat emisi kendaraan.

Di Bath University, para insinyur menggunakan sebuah “rolling road” dan “driver” robot untuk menguji mobil melalui simulasi untuk mengetahui bagaimana mobil biasanya digunakan dan mencari tahu persis gas atau partikel apa yang dibuang dari pipa knalpot.

Terlepas dari berbagai cara di atas, kita juga bisa mengurangi pencemaran udara dengan beralih ke kendaraan umum sebagai moda transportasi sehari-hari. Selain itu, kita juga dapat berperan aktif dengan menanam pohon-pohon penyerap udara kotor seperti pohon Bungur dan Mahoni.


SUMBERBBC
BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaIni Alasan Panda Berwarna Hitam-Putih
Berita berikutnyaPerusahaan Otomotif Polandia Kembangkan Dua Mobil Listrik Ramah Lingkungan