Soal Makam Mbah Priok, J.J. Rizal Sebut Ahok Tidak Sekadar Menyalahi Prosedur


SURATKABAR.ID – Langkah Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menetapkan Makam Mbah Priok menjadi cagar budaya dikomentari oleh J.J. Rizal. Bukan hanya sekadar menyalahi prosedur, langkah tersebut dicap sebagai “tindakan yang kehilangan akal sehat”. Pasalnya, kebijakan tersebut dilakukan Ahok secara sepihak, tanpa melalui rekomendasi dari tim ahli yang unggul dalam bidang cagar budaya.

“Kalau dia [Ahok] akalnya memang sehat, prosedurnya harus melalui tim ahli cagar budaya dan benda bersejarah. Harus ada rekomendasinya dulu dari tim itu. Tapi ini kan tidak,” tutur Rizal, sebagaimana direportasekan dalam Republika.co.id, Minggu (05/03/2017).

Rizal melanjutkan, saat menetapkan Makam Mbah Priok sebagai cagar budaya, Ahok bukan hanya menyalahi prosedur. Menurut Rizal, mantan bupati Belitung Timur itu juga menafikan berbagai kajian ilmiah dan fakta historis tentang sejarah Islam di Jakarta, khususnya di kawasan Tanjung Priok.

Dia menjelaskan, hingga saat ini tidak ada satu pun hasil riset maupun bukti sejarah yang mengungkap sepak terjang Mbah Priok dalam proses syiar Islam di Jakarta. Secara historis juga tidak tercantum nama Mbah Priok alias Habib Hasan al-Hadad dalam jaringan orang yang dianggap berjasa mengislamkan tanah Betawi.

Baca juga: SK Peresmian Taman Makam Mbah Priok Salah, Ahok: Jebakan Batman Nih Kayaknya

Sementara itu, ada banyak karya akademik yang bisa dijadikan sebagai referensi dalam menelusuri perkembangan Islam di Jakarta, ungkap Rizal. Misalnya, hasil studi Abdul Aziz (1998) yang mengangkat tajuk ‘Islam dan Masyarakat Betawi’, serta disertasi karya Muhammad Zafar Iqbal (2002) berjudul ‘Islam di Jakarta: Studi Sejarah Islam dan Budaya Betawi’.

“Dari semua karya akademik itu, tidak ada satu pun yang memuat nama Mbah Priok. Begitu pun dengan dokumen-dokumen sejarah yang merekam keberadaan komunitas Hadramaut dan koloni Arab di Nusantara, termasuk karya LWC van den Berg pada 1886 silam, juga tidak didapati nama Mbah Priok di dalamnya,” tutur Rizal.

Sebelumnya, Ahok meresmikan Makam Mbah Priok sebagai cagar budaya pada Sabtu, (04/03/2017). Adapun Pemprov DKI menetapkan SK Gubernur DKI terkait cagar budaya Mbah Priok pada 3 Maret 2017. Ahok menilai kawasan tersebut sudah bisa menjadi wisata religi Jakarta di tahun 2019 mendatang.