Heboh! Jokowi Disebut Tak Beretika, Ini yang Ditulis Media Arab


    SURATKABAR.ID – Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud bukan hanya menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Media-media Arab pun ramai membicarakannya.

    Salah satunya adalah berita tentang pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Raja Salman. Banyak yang menuding Jokowi tak beretika dan tak sopan karena mengajak Raja Salman ngevlog ketika tengah makan.

    Netizen pun ramai dibuatnya karena beredar kabar di sosial media bahwa salah satu koran berbahasa Arab, Okaz, membicarakan tentang hal itu. Banyak yang kemudian menyayangkan tindakan Jokowi ini.

    Namun, tudingan netizen ini rupanya tak beralasan. Sebab, dalam surat kabar tersebut, sama sekali tak memajang foto ngevlog Jokowi dan Raja Salman. Judul berita pun sama sekali tak mengkritik soal ajakan Jokowi.

    Baca juga: GP Ansor Tolak Khalid Basalamah, Begini Reaksi Mahfud MD

    Surat kabar tersebut malah menampilkan foto Megawati, Puan, Jokowi dan Raja Salman ketika tengah berselfie usai Pidato Raja Salman di Gedung DPR RI, Jakarta.

    Judul yang ditulis pun sama sekali tak berkaitan dengan vlog Jokowi, melainkan isi pidato Raja Salman, yakni “Raja Salman menyeru di depan anggota parlemen Indonesia untuk berkoordinasi dan mengupayakan perlawanan terhadap ekstremisme dan terorisme”.

    Bukan hanya itu, media Arab ini juga dengan bangga menceritakan kegiatan Raja Salman selama di Indonesia, termasuk ketika berselfie dengan Megawati, Puan, dan Jokowi.

    Hal ini, terlihat dari timeline Twitter yang tak dijelaskan siapa pengunggahnya. Seorang pengguna menuliskan bahwa tudingan terhadap Jokowi hanyalah fitnah semata.

    Dia juga mengunggah foto potongan koran Okaz yang menampilkan berita dan foto kunjungan kenegaraan Raja Salman di Indonesia.

    Sebelumnya, netizen dihebohkan dengan sebuah postingan di Facebook yang diunggah akun Mutia Cutnyak.

    Ia membagikan foto halaman koran Okaz dengan keterangan yang cukup provokatif. Bahkan Mutia juga menuliskan bahwa Pemerintah tak memiliki etika karena melakukan selfie dan vlog bersama Raja Salman.