Headphone Canggih yang Dapat Membuat Kita Fokus


SURATKABAR.ID – Bagi beberapa orang, sangat sulit untuk dapat berkonsentrasi belajar atau melakukan pekerjaan. Keinginan untuk melakukan hal lain, seperti bermain sosial media, menonton video, atau browsing hal-hal yang kurang penting selalu saja ada. Melihat masalah ini, pengusaha dari Montreal mencoba untuk memberikan solusi dengan menciptakan headphone yang dapat mencegah Anda dari menunda-nunda pekerjaan dan “mengantarkan” otak Anda untuk kembali fokus.

Headphone yang diberi nama Mindset ini telah melampaui dana yang dibutuhkan sebesar Rp 1 Miliar di Kickstarter. Setelah diluncurkan pada minggu ini (3/5/2017), Mindset dikabarkan akan siap dikirim ke pelanggan pada akhir tahun. Untuk satu buah headphone dibanderol dengan harga sekitar Rp 4 juta-an.

Theverge.com menjelaskan bahwa bentuk dari Mindset hampir sama dengan headphone lainnya, dapat digunakan untuk mendengarkan musik, nyaman, dan tanpa kabel. Akan tetapi, yang membedakan adalah bahwa Mindset mempunyai lima elektroda, di bagian kepala.

Mindset bekerja dengan menggunakan aplikasi pada ponsel pintar untuk mngetahui gelombang otak kita. Saat kita menggunakan headphone tersebut, elektroda akan mulai mengukur gelombang otak kita. Gelombang otak memiliki beberapa jenis yang berbeda tergantung dengan aktifitas kita.

Oleh karena itu, jika kita melamun saat sedang belajar atau bekerja, headphone  akan mengetahuinya. Untuk mengembalikan kembali konstrasi kita, Mindset akan memain sebuah musik dengan gelombang yang sesuai agar fokus dapat kembali.

Aplikasi tidak hanya dapat melacak gelombang otak, tetapi juga melakukan rekam data. Kita dapat melihat kurva gelombang otak saat belajar atau bekerja dalam waktu beberapa menit atau jam.

Data juga dapat disimpan dan dilihat kembali untuk beberapa hari ke depan. Kita juga dapat mengatur waktu untuk melakukan pekerjaan yang selanjutnya, berapa lama waktu yang kita inginkan untuk melakukan konsentrasi.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaWanita Bisa Hamil Lagi Saat Sedang Hamil, Kok Bisa?
Berita berikutnyaJerman Akan Ambil Data dari Ponsel dan Laptop Milik Para Pencari Suaka. Kenapa?