Ternyata Ini Alasan Orang Lebih Suka Kirim Pesan Dibandingkan Menelpon


    SURATKABAR.ID – Hidup di zaman modern sekarang ini, kita tak bisa lepas dari alat komunikasi yang bernama ponsel. Menurut penelitian dari Cisco, sekitar 5,4 Miliar orang atau sekitar tiga perempat orang di seluruh dunia akan mempunyai ponsel pribadi pada tahun 2020. Ponsel dapat memudahkan kita untuk berhubungan dengan orang-orang yang ada jauh dari kita.

    Namun, sebagian besar pengguna ponsel justru mengabaikan fungsi utama ponsel, yaitu menelepon. Mereka lebih memilih untuk mengirim pesan daripada menelepon jika ingin menyampaikan sesuatu ke teman atau kerabat.

    Menurut data terbaru dari Statistic Brain, lebih dari 560 Miliar pesan tertulis terkirim selama sebulan. Pengguna ponsel yang lebih memilih untuk mengirimkan pesan daripada menelepon mempunyai alasannya masing-masing.

    Cnet.com (4/3/2017), melakukan wawancara tentang masalah ini dengan salah satu professor Ilmu Komunikasi di University of Texas, Keri K. Stephen. Stephen menjelaskan bahwa dia pernah meminta murid-muridnya untuk melakukan panggilan telepon ke siapa pun. Walaupun tugas ini terlihat mudah, tapi untuk sebagian orang tidak.

    Beberapa murid Stephen terlihat gugup saat diberikan tugas ini. Stephen mengatakan bahwa kasus ini bisa disebut Telephonophobia atau fobia terhadap telepon.

    Telephonobia adalah keadaan di mana seseorang menderita rasa takut yang mendalam hingga trkadang menjadi lemah saat bicara melalui telepon. Seperti dengan fobia lainnya, telephonophobia biasanya berasal dari pengalaman negatif, seperti menerima berita traumatis melalui telepon.

    Kathleen Arnold, salah satu murid dari Stephen mengatakan alasannya menghindari menerima telepon dari orang lain. Menurutnya, panggilan telepon yang diterima dari orang lain bisa membahayakan, terutama panggilan dari nomor yang tak dikenal.

    Jika Arnold  mendapat telepon dari nomor yang tak dikenalnya, dia akan membiarkan hingga masuk ke pesan suara. Dia tak ingin mengambil resiko untuk menjawab panggilan karena bisa saja itu adalah penipuan atau hal-hal buruk lainnya. Dia juga tak ingin menolak panggilan karena mungkin saja itu adalah telepon penting seperti panggilan dari bank atau semacamnya.