Organ Ular Jadi Inspirasi Teknologi Kulit Buatan Pendeteksi Suhu


SURATKABAR.ID – Ular memiliki organ sejenis inframerah yang bisa mendeteki radiasi termal atau perubahan temperatur. Banyak jenis ular yang menggunakan organ ini untuk mendeteksi kelemahan mangsa mereka.

Seperti yang diwartakan oleh NewAtlas.com, sekelompok peneliti di Caltech dan ETH Zurich telah mengembangkan kulit buatan yang mengadaptasi kemampuan ular untuk mendeteksi perubahan temperatur, serta perban pintar yang memberi peringatan infeksi.

Terdapat membran sensitif pada organ ular berbisa yang dapat bereaksi terhadap suhu tubuh mangsanya yang berjarak 1 meter. Saat membran ini bereaksi, saraf ular akan memberikan sinyal elektronik yang memberi peringatan adanya mangsa. Mekanisme inilah yang akan digunakan pada kulit buatan sehingga bisa mendeteksi perubahan kecil pada temperatur.

Membran yang digunakan pada kulit buatan ini sangat fleksibel. Terbuat dari lapisan transparan setebal 20 mikrometer, membran ini terdiri dari air dan pektin, yaitu sebuah molekul yang biasanya ditemukan pada dinding sel tumbuhan. Seperti organ ular, peningkatan temperatur akan menyebabkan peningkatan aliran ion kalsium.

Teknologi kulit buatan yang bisa mendeteksi perubahan temperatur telah lama dikembangkan oleh beberapa perusahaan termasuk KAUST yang tahun lalu meluncurkan Paper Skin.

Namun menurut peneliti Caltech, lapisan pectin yang digunakan pada kulit buatan mereka jauh lebih akurat dan mampu mendeteksi variasi panas secara urut dari magnitudo yang kecil sampai yang besar. Kulit buatan ini dapat bekerja pada kisaran temperatur 5º – 50º C.

Apabila dicangkokkan ke kaki palsu, kulit buatan ini bisa membantu mengingatkan penggunanya akan adanya panas yang berpotensi mengakibatkan kerusakan. Kulit ini juga dapat dikembangkan untuk menciptakan perban pintar yang mampu mendeteksi perubahan suhu tubuh, yang bisa menjadi tanda adanya infeksi pada luka.


SUMBERNew Atlas
BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaAkhirnya Freeport Melunak
Berita berikutnyaWow! Wanita Jepang Berusia 81 Tahun ini Luncurkan Aplikasi iPhone