Mantap Jiwa! Rising Star Persib Bandung Layak Masuk ke Tim Asuhan Pep Guardiola Ini


    SURATKABAR.ID Winger muda Persib Bandung Febri Hariyadi musim ini menjadi fenomena baru di belantika sepak bola Indonesia. Bahkan belakangan muncul kabar bahwa skill pemain lincah tersebut bakal membawa nya ke salah satu klub raksasa Liga Inggris.

    Adalah penyerang senior Persib  Sergio Van Dijk yang melihat Febri memiliki kemampuan di atas rata-rata. Ia menyerankan pemain berusia 21 tahun tersebut main di Australia bersama Melbourne City dimana ini akan mempermudah dirinya dipantau The Citizens.

    Van Dijk yang pernah berkarier di Australia siap merekomendasikan Febri. Ia yakin Febri akan diterima oleh salah satu klub A-League, Melbourne City.

    “Saya lihat semakin hari Febri semakin bagus penampilannya, ini jarang sekali saya temui pemain seperti dia,” ujar Van Dijk seperti dikutip dari Topskor.

    “Saya berani jamin, Febri akan pasti diterima di Melbourne City dan pasti akan terbidik Manchester City kalau kita berdasarkan teknik bermain bolanya,” lanjutnya.

    Melbourne City merupakan klub satelit milik Manchester City. Bila mampu bersinar di sana tentu lebih terbuka peluang untuk dilirik klub asuhan Pep Guardiola tersebut.

    Sementara dilansir dari Goal, Winger muda Persib Bandung Febri Hariyadi bersikap merendah terkait banyaknya pujian yang menghampirinya. Itu tak terlepas dari performanya pada Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.

    Febri memang disebut-sebut sebagai salah satu calon bintang timnas Indonesia masa depan. Memiliki tipe permainan yang ngotot dan lincah dalam menyisir sisi sayap, menjadi kelebihan tersendiri pemain kelahiran, 19 Februari 1996 itu.

    Namun, Febri enggan disebut sebagai pemain bintang di tim Maung Bandung. “Enggak lah, saya belum menjadi bintang. Penampilan saya masih jauh dibanding dengan senior-senior saya. Justru saya belajar dari mereka,” kata Febri, seperti dikutip laman resmi Persib.

    Baca juga: Terungkap Ini Pemain Timnas Favorit Luis Milla 

    Di sisi lain, pemain yang akrab disapa Bow ini juga menuturkan bakal ada perbedaan yang dialaminya pada Piala Presiden 2016 dibandingkan ketika memperkuat Persib di ISC A. “Ya pasti berbeda. Pemain di tim juga kan berbeda. Strategi bermain juga bisa saja berbeda. Tapi enggak masalah,” jelasnya.

    Dia pun terus berkomunikasi dengan bek sayap senior Supardi Nasir. Mengingat, kedua pemain itu diproyeksikan bakal diduetkan di sisi kanan Persib pada Piala Presiden maupun Liga 1 nanti.

    “Pastilah ada komunikasi, sharing. Ada masukan buat saya. Biar nanti nyetel juga,” pungkasnya.

    Sementara diTimnas U-22, Bow masih berlum beruntung. Namanya masuk dalam 10  pemain yang tidak dipanggil kembali oleh Milla. Karena klubnya yang masih bertahan di semifinal Piala Presiden 2017 seperti Persib Bandung dan Arema FC.

    Untuk Persib terdapat nama Febri Hariyadi dan Gian Zola.

    Sementara Arema FC ada tiga nama, yakni Bagas Adi, Hanif Sjahbandi, dan Nasir.

    Milla memberikan waktu luang kepada pemain tersebut untuk bisa memperkuat timnya di semifinal Piala Presiden.

    Tak hanya itu, Milla juga ingin memberikan kesempatan kepada 10 nama baru yang dipanggilnya.

      http://credit-n.ru/zaymyi-next.html