Agus Tersingkir, SBY Disebut Lebih Cenderung Pilih Anies-Sandi


SURATKABAR.ID – Cagub-cawagub AHY dan Sylviana Murni harus rela tereliminasi dari Pilkada DKI Jakarta karena berada di urutan paling buncit menurut hasil hitung cepat Jaringan Suara Indonesia (JSI), Rabu (15/02/2017) semalam.

Sedangkan Ahok-Djarot masih memimpin hasil hitung cepat dengan perolehan sebesar 41,5 persen. Demikian seperti dilansir dari Jawa Pos.

Hasil analisa Andi Nugroho selaku peneliti JSI mengatakan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa jadi merupakan salah satu figur penentu dari kemenangan dua paslon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta putaran kedua.

Baca juga: Tim Pemenangan Anies-Sandi Klaim Dapatkan Suara Tertinggi

Menurutnya, suara dari pengusung AHY-Sylvi akan beralih ke paslon Anies-Sandi jika dianalisa dari pergerakan kondisi politik terakhir.

“Kalau SBY pribadi bisa jadi lari ke pasangan nomor urut 3. Tapi dinamika politik juga bisa berubah tiap saat,” tutur Andi di Hotel JS Luwansa, Jakarta.

Meski begitu, peluang peralihan suara ke Ahok-Djarot juga masih bisa terbuka. Ini dikarenakan sejumlah partai politik pengusung AHY-Sylvi mayoritas merupakan partai pendukung pemerintah.

“Kedua kandidat tersebut di putaran satu pun ketat juga,” kata dia.

Rudi Riswandi yang juga merupakan Manajer Riset JSI menambahkan, menurut survei yang dilakukan JSI sebelumnya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja petahana sangat tinggi.

Apresiasi dari warga ini dapat menjadi modal bagi pasangan Basuki-Djarot untuk menghadapi putaran kedua, khususnya dalam menggaet pemilih—terutama pemilih rasional.

Kendati demikian, Rudi juga mengingatkan bahwa tak sedikit juga warga yang tidak menginginkan Ahok-Djarot kembali menjabat. Disinyalir, tingkat kepuasan terhadap kinerja Ahok cukup tinggi, namun ini bukan berarti tingkat menginginkan Ahok kembali jadi gubernur juga besar.

“Tingkat kepuasan ke Ahok cukup tinggi. Ini jadi salah satu modal utama. Ini untuk pemilih-pemilih rasional, tapi tingkat menginginkan kembali Ahok jadi gubernur tidak besar,” pungkas Rudi.