Pria Ini Bersama Puluhan Warga Gerebek Istrinya yang Sedang…


    SURATKABAR.ID – Puluhan warga Komplek Perumnas Sako Palembang menggerebek pasangan yang diduga melakukan kumpul kebo. Besama para warga tersebut juga ada Rameriyadi yang merupakan suami dari pelaku tindakan asusila itu.

    Seperti dilansir merdeka.com, kedua pelaku adalah seorang lelaki berinisial RA (30) dan wanita inisial EFR (29).

    Rameyadi yang merupakan suami dari EFR sebagai pelapor ke SPKT Polresta Palembang, Sabtu (11/2/2017).

    Penggerebekan tersebut bermula ketika Rameyadi mendapat informasi dari salah satu saudara jika Istrinya, EFR telah dua hari tak pulang. Karena sudah curiga, Rameyadi mendatangi rumah RA pada dini hari.

    Video: Edan! Wanita Diseret dan Dijambak Pria, Tak Seorang Pun Peduli. Cek Videonya

    Pria berusia 44 tahun itu meminta bantuan warga serta ketua RT sebelum melakukan penggerebekan.

    Penggerebekan itu sendiri tidak berjalan lancar. Pemilik rumah tidak mengijinkan untuk masuk.

    Setelah kurang lebih menunggu tiga jam, warga akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu dan mendapati RA dan EFR berada di dalam rumah.

    Rameyadi sejak lama menaruh curiga terhadap RA. Ia menduga ada hubungan khusus antara RA dengan istrinya.

    “Pas saya datangi, istri saya ada di rumahnya. Curiga saya selama ini terjawab semua,” ujarnya.

    Meski telah tertangkap basah tinggal serumah dengan istri orang, RA mengaku jika dia tidak melakukan apapun dengan EFR.

    “Saya tidur di kamar sendirian, dia (EFR) sama ibu saya di kamar lain, kami tidak macam-macam,” kata dia.

    Sementara itu, EFR berdalih jika dirinya menginap di rumah RA karena waktu jalan-jalan ke mall pulang kemalaman. Karena takut pulang, ia memutuskan untuk tidur di rumah RA.

    “Sudah malam, takut dibegal, makanya nginap di sana (rumah RA),” kilahnya.

    Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, kedua terlapor sedang diperiksa termasuk sejumlah saksi. “Keduanya diserahkan warga bersama suami pelaku. Kasus ini masih kita dalami,” ucapnya.