Diserang Tak Peduli Kaum Disabilitas, Ahok: Aduh, Ibu Sylvi Kemana Aja?


SURATKABAR.ID – Calon Gubernur dengan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku heran dengan calon Wakil Gubernur DKI dengan nomor urut satu, Sylviana Murni yang menganggap dirinya tidak peduli dengan kaum disabilitas atau berkubutuhan khusus.

“Kata Ibu tidak ada PNS kamu disabilitas yang kerja, astaga Ibu Sylvi ini kemana saja,”  kata Ahok dalam debat di Hotel Bidara Jakarta.

Debat yang dilakukan pada Jumat (10/2/2017) ini merupakan debat terakhir sebelum semua paslon memasuki mingggu tenang. Tema debat malam ini adalah ‘Masalah Kependudukan dan Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Jakarta’ dengan sub bahasan “Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Anti Narkoba dan Ramah Disabilitas”.

Sebelumnya, Sylviana Murni menyebut Ahok hanya asal saja menyebutkan dirinya peduli dengan kaum disabilitas. Buktinya, hingga saat ini sejak sepuluh tahun yang lalu dirinya menjadi PNS DKI belum pernah melihat kaum disabilitas bekerja di Pemprov DKI.

Baca juga: Kemendagri Tak Berhentikan Ahok, Mahfud MD Bingung

“Sekarang kongkretnya aja deh, di Balai Kota kaum disabilitas sebenarnya bisa bekerja, misal urus-urus surat kan bisa. Tapi enggak tuh,” papar Sylvi.

Namun Ahok menjawab dengan memastikan di Pemprov DKI saat ini sesuai dengan ketentuan telah ada 1 persen pekerja disabilitas dari total PNS yang ada di DKI Jakarta.

Ahok Minta Sylviana Tidak Tebar Fitnah

Tidak hanya itu saja, Sylviana juga menyerang Ahok dengan sebuah kasus penyerangan verbal yang dilakukannya kepada seorang perempuan.

“Komnas perempuan mencatat selama 2015-2016 kekerasan perempuan di Jakarta meningkat, sangat disayangkan bapak justru melakukan kekerasan verbal terhadap perempuan memaki perempuan, dan ini viral, bagaimana seorang gubernur menurunkan tingkat kekerasan padahal, dia pelaku kekerasan verbal,” papar Sylvi.

Menanggapi hal tersebut, Ahok menjelaskan jika yang dikatakan pasangan Agus tersebut adalah sebuah fitnah.

“Jangan gunakan fitnah untuk membangun opini yang jelek” kaat Ahok.

Ahok berujar jika dirinya merupakan seorang pelaku kekerasan tentunya akan dihindari ibu-ibu.

Baca juga: Desmond: Mulut Ahok Diselotip Saja

“Ini terus memfitnah. Kalau enggak ada program yang baik ya lebih elegan sedikit lah, buktinya ibu-ibu demen foto sama Ahok didatangi, kalau saya pelaku kekerasan verbal istri saya sudah kabur kali,”

Tingginya angka kekerasan di DKI Jakarta menurutAhok lantaran warganya banyak yang berani melapor ke pihak yang berwajib.