Jadi Napi di Lapas Sukamiskin, 3 Orang Ini Terbukti Pelesiran


SURATKABAR.ID – Orang dengan status narapidana harusnya mendekam di rumah tahanan alias lembaga permasyarakatan (lapas). Namun, tiga orang napi kasus korupsi di Lapas Sukamiskin ini malah menyalahgunakan izin keluar lapas dan memanfaatkannya untuk pelesiran.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkum Ham Jabar Molyanto menyebutkan, para napi itu adalah Anggoro Widjojo, Rahmat Yasin, dan Romi Herton.

Berdasarkan pengecekan data, Anggoro empat kali memiliki izin keluar lapas, yakni pada tanggal 16 November 2016, 21 November 2016, 14 Desember 2016, dan 29 Desember 2014.

Sebenarnya, izin keluar lapas tersebut diberikan untuk keperluan berobat karena Anggoro memiliki komplikasi gula dan penyakit dalam. Namun, setelah berobat ia tak langsung kembali ke lapas melainkan pergi ke apartemen Gateway.

“Mengapa sampai terjadi karena pengawalnya tidak melaksanakan tugas pengawalan sebagaimana mestinya, tidak melekat,” tutur Anggoro dilansir kompas.com.

Baca juga: Memanas! Bos Freeport Bentak Anggota DPR

Sedangkan Romi Herton tercatat dua kali keluar lapas, yakni pada tanggal 28 dan 29 November 2016 untuk menengok anaknya yang tengah sakit. Selanjutnya ia juga meminta izin untuk berobat pada 15 Desember 2016 lalu.

Sayangnya, izin tersebut dipersalahgunakan oleh Romi karena ada kelalaian dari petugas yang melakukan pengawalan.

“Rahmat Yasin juga sama, karena lalai pengawalannya nanti kita sedang kaji untuk dia. Pengeluarannya sekali pada 15 Desember 2016. Itu juga memanfaatkan ketidakdisiplinan pengawal. Dia sempat ke daerah Antapani,” tuturnya.

Bukti-bukti ini diperoleh Molyanto setelah dirinya melakukan investigasi selama tiga hari. Terdapat 23 orang yang diperiksa dalam investigasi tersebut.

“Total yang diperiksa ada 23 orang terdiri dari 19 pegawai, empat napi,” sebutnya.

Kini, Anggoro dan Romi telah dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Sementara sanksi untuk Rahmat Yasin masih dipertimbangkan.

Sedangkan enam petugas lapas yang terbukti terlibat membantu tiga napi tersebut pelesiran diancam sanksi dipindahtugaskan.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaAura Kasih Curhat di Medsos, Glenn Fredly Buka Suara
Berita berikutnyaDulu Biarkan Ruhut Maki-Maki Orang, Kini SBY Balik Dimaki Ruhut