Beredar Lambang PKI, KH Ma’ruf Amin: TNI dan Polri Harus Menyelidiki


SURATKABAR.ID – Lagi-lagi lambang PKI (Partai Komunis Indonesia) beredar dan meresahkan masyarakat. Kali ini, lambang palu arit tersebut muncul di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Bahkan, lambang PKI ditemukan di dua kecamatan berbeda, Kecamatan Proppo dan Kecamatan Palengaan.

Menyikapi kejadian ini, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin meminta pihak berwajib untuk segera menyelidikinya.

TNI dan Polri harus menyelidiki kasus di Pamekasan itu,” tuturnya, dilansir republika.co.id.

Di Kecamatan Proppo, lambang PKI ditemukan di sebuah kamar mandi masjid di Desa Bilaan dan jembatan yang lokasinya tak jauh dari Pesantren Darut Tauhid. Sementara itu, di Kecamatan Palengaan lambang PKI ditemukan terpajang tak jauh dari Pondok Pesantren Banyuanyar.

Ma’ruf meminta agar TNI dan Polri bisa bekerja sama untuk segera mengungkap siapa dalang dibalik penyebaran lambang organisasi terlarang itu.

Baca juga: Wiranto Bertemu Habib Rizieq dan Bachtiar Nasir, Ada Apa?

“Sebenarnya tujuannya apa menyebarkan lambang PKI ini. Nah yang bisa menjelaskan semua itu TNI dan Polri, makanya mohon bekerja samanya sehingga masyarakat tidak mereka-reka sendiri,” lanjut Ma’ruf.

Selain itu, Ma’ruf juga meminta agar masyarakat tidak mudah terpengaruh dengan menyebarnya lambang PKI tersebut. Disamping itu, Ma’ruf belum bisa memastikan apakah penyebaran lambang PKI ini merupakan aksi teror atau peringatan bahwa PKI sudah masuk ke wilayah Madura.

“Kita tunggu saja penjelasan penegak hukum karena merekalah yang lebih paham betul,” ujarnya.

Petugas gabungan dari Kodim 0826 Pamekasan dan Polres Pamekasan telah membersihkan lambang berupa palu arit tersebut. Selain itu, pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid KH Ali Karrar juga ikut bertindak dengan membersihkan lambang PKI yang terpasang.

Temuan berupa lambang PKI di Kabupaten Pamekasan, Madura, tidak terjadi kali ini saja. Bahkan, saat karnaval HUT Kemerdekaan RI 2016 lalu, peserta karnaval memajang lambang serta tokoh PKI atas perintah Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaMemanas! Bos Freeport Bentak Anggota DPR
Berita berikutnyaAura Kasih Curhat di Medsos, Glenn Fredly Buka Suara