Kadis Penanaman Modal Ditangkap, Begini Kata Ridwan Kamil


SURATKABAR.ID – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTST) Dandan Riza Wardana ditangkap oleh jajaran Satreskrim Polrestabes Bandung pada operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar pada Jumat (27/1/2017) sekitar pukul 17.45 WIB.

Terkait penangkapan anak buahnya tersebut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memastikan pelayanan publik tak akan terganggu.

“Saya akan koordinasikan dengan Kapolrestabes. Kalau pejabat ini berkepanjangan pemeriksaannya, apakah saya Plt kan atau apa, akan saya kaji juga. Tapi saya pastikan pelayanan perizinan tidak akan terganggu. Kalau perlu saya turun langsung untuk memastikan,” tuturnya, Sabtu (28/1/2017), dilansir detikcom.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengaku dirinya belum mengetahui secara rinci perihal penangkapan tersebut. Informasi yang diperolehnya sebatas OTT terhadap pejabat penting di lingkungan Pemkot Bandung.

“Saya per hari ini belum tahu detailnya. Berita ke saya, kalau mau jujur apa adanya hanya kepala dinas kena OTT. Modusnya belum tahu saya, Kapolres juga sama. Tim masih mendalami maka informasinya masih sebatas itu,” lanjutnya.

Emil memberikan dukungan penuh atas apa yang dilakukan aparat kepolisian untuk membersihkan birokrasi di Pemkot Bandung. Ia juga berharap agar kasus yang menjerat Kepala Dinas Penanaman Modal ini dapat menjadi peringatan untuk yang lain agar tak berbuat curang dalam melaksanakan tugas.

“Artinya PNS diingatkan jangan sekali-sekali lagi gadaikan integritas dan godaan materi uang yang berujung pada akibat pada konsekuensinya,” tegas Emil.

Sesaat setelah OTT digelar dan Kadis DPMPTST ditangkap, tim Satreskrim Polrestabes Bandung melakukan penggeledahan selama 5 jam di kantor DPMPTST.

Dari operasi tersebut polisi berhasil mengamankan uang sebesar Rp 300 juta dan USD 20.000. Bersama Kadis juga diamankan empat orang lainnya yang merupakan supir dan staf di DPMPTST Kota Bandung.