Patrialis Akbar Janjikan Apartemen 2 Miliar untuk Wanita yang Ditangkap Bersamanya


SURATKABAR.ID – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (25/1/2017) malam, berhasil menangkap Hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar.

Ketika ditangkap, Patrialis diketahui tengah bersama seorang wanita dan keluarga wanita tersebut. Salah satu penegak hukum menuturkan bahwa wanita berambut panjang tersebut bernama Anggita Eka Putri. Usianya 24 tahun dan telah memiliki seorang anak.

Bersama Patrialis, Anggita dibawa ke markas komisi antikorupsi untuk dimintai keterangan. Saat ini, status Anggita dalam kasus tersebut adalah sebagai saksi.

Penegak hukum yang enggan disebutkan identitasnya ini mengatakan bahwa keterangan Anggita dibutuhkan karena Patrialis berencana membelikan Anggita apartemen seharga Rp 2 miliar.

“Bagian dari uang suap itu diduga untuk beli apartemen,” tuturnya, dilansir tempo.co.

Sementara itu, ketika dimintai konfirmasi, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif tidak membantah ataupun membenarkan kabar tersebut.

“Dia berada di Grand Indonesia dengan perempuan ini dan ibunya. Jangan dari saya kalau mau tahu tentang perempuan ini,” ujar Syarif.

Patrialis sendiri memilih bungkam ketika ditanya mengenai identitas wanita tersebut. Ia pun enggan memberikan keterangan apa yang tengah dilakukannya di Grand Indonesia. Patrialis langsung masuk ke Rumah Tahanan KPK ketika ditanya soal wanita tersebut.

Patrialis diduga telah menerima suap dari pengusaha importir Basuki Hariman terkait dengan uji materi Undang Undang Nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Hariman diduga memiliki kepentingan terkait UU tersebut, meski ia tak menjadi salah satu pengaju uji materi.

Selain Patrialis sebagai penerima dan Hariman sebagai pemberi, KPK juga menangkap dua tersangka lainnya yang juga terlibat dalam praktik suap ini. Mereka adalah Kamaludin yang menjadi tangan kanan Patrialis dan Ng Fenny yang merupakan karyawan Hariman. Keduanya dituding sebagai perantara.