Hati-Hati! Ternyata Selfie dengan Pose ‘Victory’ Cukup Berbahaya


victory

SURATKABAR.ID – Swafoto atau selfie kini sudah menjadi tren tersendiri dan cukup populer belakangan ini. Mengambil foto diri sendiri dengan berbagai gaya yang disukainya. Salah satu pose yang banyak dilakukan adalah berfoto dan kemudian menunjukan jari yang membentuk tanda Victory.

Namun ternyata, berpose dengan jemari membentuk huruf “V” berbahaya. Seperti yang diwartakan oleh kompas.com, pihak berwenang di China, selfie dengan pose tersebut berisiko membuat identitas orang yang ada dalam foto mudah untuk dicuri. Tidak hanya berfoto selfie, orang yang berfoto biasa dengan pose tersebut dan memperlihatkan jari yang cukup jelas juga bisa dianggap berbahaya.

Tanda victory yang ditunjukan dengan mengacungkan jari telunjuk dan tengah hingga membentuk huruf “V” dan ada juga yang memaknainya dengan lambang damai (peace) tersebut bisa membuat penjahat cyber meniru atau membuat replika sidik jari.

Jari telunjuk dan tengah yang menghadap kamera ketika di foto memungkinkan tindak kejahatan pencurian kejahatan identitas. Hal ini tentu saja berlaku bagi para korban yang memanfaatkan keamanan sidik jari untuk melindungi berbagai data pribadinya.

Hal tersebut memang terdengar cukup mustahil dilakukan. Akan tetapi ahli keamanan Jan Krissler dikatakan berhasil membuat tiruan digital sidik jari dari menteri pertahanan Jerman.

Bagi orang biasa hal ini juga biosa dikatakan cukup berbahaya, mengingat kini banyak ponsel yang sudah dilengkapi fitur NFC untuk melakukan pembayaran.

Ada beberapa fitur NFC mengharuskan pengguna melakukan scan sidik jari. Artinya,pengguna harus melakukan pemindaian terhadap sidik jarinya agar pembayaran tersebut sukses.

Meski demikian, pencurian sidik jari ini cukup sulit dilakukan. Diperlukan foto dengan resulusi tinggi untuk bisa memberikan gambaran detail sidik jari calon korban.

Selain itu, tidak semua orang mampu melakukan kejahatan ini. Dibutuhkan keahlian khusus serta ketelitian ekstra untuk bisa mendapatkan tiruan digital dari sidik jari.

Akan tetapi, kita sebaiknya tetap hati-hati dan waspada.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaLuhut Panjaitan : Kalau PSSI Aja Pelatihnya Bisa Asing, Kenapa BUMN Harus Ribut?
Berita berikutnyaHadapi Rencana Aduan Habib Rizieq ke Polisi, Begini Reaksi BI