Sadis! Kepala Dipenggal dan Dibakar, Kerusuhan di Penjara Ini Tewaskan 60 Orang


    penjara

    SURATKABAR.ID – Selasa (3/1/2016) dilaporkan sekitar 60 orang tewas akibat kerusuhan yang terjadi di penjara Anisio Jobim di Manaus, Brasil. Para korban pada umumnya tewas dengan kepala terpenggal.

    Dilaporkan Reuters, seperti dilansir kompas.com, mayat-mayat yang terpenggal ini kemudian dilemparkan ke tembok penjara.

    Sementara Al Jazeera melaporkan bahwa para korban dibantai dan dibakar dengan sadis dalam bentrokan antar geng narkoba yang terjadi di penjara tersebut.

    Dua media tersebut juga menyebutkan bahwa bentrok antar geng dan kerusuhan kali ini merupakan yang terparah dan paling mematikan dalam lebih dari dua dekade terakhir.

    Penjara yang umumnya penuh sesak oleh para narapidana kasus narkoba ini, menjadi tempat yang mengerikan ketika insiden terjadi.

    Kepala keamanan negara bagian Amazonas, Sergio Fontes, saat konferensi pers mengatakan bahwa angka kematian ini masih bisa meningkat.

    Kerusuhan ini bermula ketika geng narkoba berbeda kelompok di penjara tersebut bersaing dan berebut kekuasaan di kompleks penjara.

    Namun, persaingan ini membesar, perkelahian sengit pun terjadi hingga memicu kerusuhan yang mematikan.

    Fontes menyebutkan, beberapa mayat yang dipenggal dan dilemparkan ke permukaan tempbok penjara sebagaian besar berasal dari geng yang sama.

    Kerusuhan ini terjadi pada hari Senin (2/1/2017) malam dan berlangsung selama 17 jam. Selama itu pula pembantaian sadis terjadi.

    Penjara Anisio Jobim yang terletak di kota di tengah hutan Amazon ini sebenarnya memiliki kapasitas untuk menampung 590 orang. Namun, terdapat sekitar 2.230 narapidana yang ditahan di penjara tersebut.

    Kerusuhan antar geng narkoba, baik di luar maupun di dalam kompleks penjara kerap berakhir aksi sadisme yang menyebabkan puluhan korban jiwa berjatuhan.

    Kasus lainnya adalah kerusuhan berdarah di Meksiko yang terjadi tepat pada Natal 2016 lalu. Pada kerusuhan tersebut, 13 orang tewas ditembak karena pertarungan antar geng narkoba.