Mengerikan! Rangda di Kabupaten Buleleng Bali Makan 2 Korban Jiwa


rangda

SURATKABAR.ID – Bali merupakan salah satu kawasan di Indonesia yang masih memeluk erat seni dan budaya. Kawasan yang dijuluki dengan Pulau Dewata ini memiliki beragam seni budaya tradisional yang amat mengagumkan.

Namun, sebuah kisah viral baru saja berhembus di Desa Bungkulan, Kabupaten Buleleng, Bali. Bahkan, kisah ini mendapat banyak perhatian dari para pengguna Instagram.

Kisah bermula ketika foto-foto sebuah Rangda dipralina alias dibakar menyebar dengan cepat di media sosial. Foto-foto ini pun menjadi trending topik di Instagram, khususnya mereka yang tinggal di Bali.

Berdasarkan tulisan yang diposting di Halaman Facebook Denpasar Now, ada sedikit kisah mengerikan dibalik pembakaran Rangda ini. Menurut cerita, Rangda ini sudah memakan 2 korban jiwa yang keduanya tinggal di Desa Bungkulan, Kabupaten Buleleng, Bali.

Awalnya, seorang pria yang tak disebutkan namanya membeli sebuah Rangda di sebuah artshop. Ia kemudian melakukan pasupati. Pasupati sendiri dikenal sebagai ritual khusus yang dilakukan untuk “menghidupkan” benda¬†yang disakralkan sehingga memiliki kekuatan magis atau supranatural.

Beberapa waktu berlalu, pemilik Rangda ini kemudian meninggal dunia. Anehnya, kakak pemilik Rangda ini juga meninggal dunia secara mendadak tanpa tanda sakit ataupun sebab yang jelas.

Bahkan, kakak pemilik Rangda ini meninggal dengan banyak luka-luka yang tak masuk akal di sekujur tubuhnya. Karena kematiannya yang tak masuk akal, pihak keluarga pun mencari balian ‘Metuunang’ untuk mencari penyebab kematiannya.

Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata Rangda yang dipasupati inilah yang menjadi penyebab kematian 2 orang tersebut. Jika tak segera dipralina, Rangda ini akan terus memakan korban, terutama keluarga pemilik.

Pemilik Rangda ini diketahui sebagai Pemangku Prajepati di Dusun Alas Arum, Desa Bungkulan. Ia juga dikenal sebagai balian yang memiliki banyak barang-barang antik dengan kandungan mistis dirumahnya.