Mengerikan! ISIS Ternyata Punya Senjata Misterius Yang Mampu Bikin Pasukan Tank Turki Kocar Kacir


6e881c00904373f4eebcba6c00cdafb3

SURATKABAR.ID Dalam pertempuran terakhir melawan militan ISIS, pasukan Turki setidaknya telah kehilangan 10 tank Leopard 2A4. Sebelumnya saat menyerang , pasukan Turki mengerahkan satu batalyon tank Leopard 2A4 yang sebelumnya ditempatkan di utara Turki dan berasal dari Army Corps ke-1 dalam operasi ” Euphrates Shield”.

Seperti diberitakan Jakarta Greater, terlihat pada foto adalah tingkat kehancuran tank Leopard 2A4-. Beberapa tank hancur dengan turret terpisah dari lambung, bagian depan tank sudah tidak dapat dikenali, hanya bagian belakang lambung yang terlihat! Tingkat kehancuran yang menurut para ahli belum pernah terjadi sebelumnya.

Selain bom ataupun rudal panggul anti tank yang dimiliki ISIS, timbul pertanyaan, persenjataan apalagi yang dimiliki ISIS yang dapat menimbulkan kerusakan seperti itu?

Hal inilah yang kini menjadi perrgunjingan militer di Eropa, khususnya pihak Turki yang merasakan dahsyatnya serangan tersebut.

Kuat dugaan besar, ISIS sudah mendapatkan senjata militer baru, entah itu dari pasar gelap, ataupun bantuan perlengkapan dari donator ataupun kekuatan lain yang berada di belakang mereka.

Meskipun menderita kerugian besar dalam operasi terbaru, tapi Edrogan menyatakan tidak akan menyerah untuk merebut Al-Bab.

Memiliki personel dan perangkat militer dengan jumlah yang besar, pada akhirnya Al-Bab tak diragukan lagi akan dapat direbut, bahkan meskipun akan menyebabkan kerugian lebih besar, terutama setelah Erdogan mengumumkan bahwa operasi untuk pembebasan Al-Bab akan selesai.

Sementara pasca kejadian misterius tersebut, eskalasi pertempuran di wilayah Tunisia Utara tersebut terus meningkat. Sebanyak 68 militan ISIS tewas dalam serangan yang dilakukan oleh pejuang oposisi Suriah di sekitar Kota al-Bab. Dalam serangan yang terjadi pada Sabtu (24/12/2016) itu, para pejuang dibantu oleh sejumlah pesawat tempur milik militer Turki.

“68 militan Daesh telah ‘dinetralkan’ dalam pertempuran dan serangan udara di dekat Al-Bab sejak Jumat malam,” kata militer Turki dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Arab News via Republika.
e2252c99ef38cc2b83bce48dd6e8b94b
Pasukan oposisi yang didukung Turki telah mengepung Kota al-Bab selama berminggu-minggu. Operasi Euphrates Shield yang diluncurkan oleh Turki empat bulan lalu bertujuan untuk menyapu ISIS dan pejuang Kurdi di perbatasan dengan Suriah.

Pertempuran pekan ini di al-Bab telah meningkat antara ISIS dan tentara Turki. Sebanyak 138 militan tewas dalam bentrokan mematikan pada Rabu (21/12/2016).

Militer Turki juga berhasil menghancurkan satu markas militer ISIS dan menewaskan 141 militan di dalamnya. Sedangkan di kubu Turki, ada dua pejuang yang tewas dan satu lainnya terluka.

  http://credit-n.ru/zaymyi-next.html


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaTerungkap! Ternyata Inilah Pencetus Awal "Om Tolelot Om" Yang Kini Bikin Geger Dunia
Berita berikutnyaBikin Bangga! Siapa Sangka, Penemu 4G Ternyata Adalah Asli Orang Indonesia