Waspada! Ternyata Semangka Berongga Seperti Ini Bisa Membahayakan Tubuh


semangka

SURATKABAR.ID – Buah semangka merupakan salah satu buah dengan banyak kandungan air. Tak hanya bisa dijadikan sebagai pelepas dahaga ketika matahari menyengat, tapi juga nikmat disantap sebagai salad.

Rasanya yang manis dan sensasi segar saat melahapnya, tentu semakin lengkap karena kandungan vitamin didalamnya. Oleh karena itu, semangka kerap dijadikan santapan penutup.

Namun, mulai sekarang kamu harus lebih waspada dalam mengonsumsi semangka. Semangka dengan ciri-ciri tertentu bisa menyebabkan gangguan kesehatan, salah satunya adalah semangka berongga.

Tah hanya semangka berongga, semangka yang memiliki ukuran besar dan memiliki biji berwarna putih, sebaiknya juga tidak kamu konsumsi.

Buah semangka berongga, berukuran besar, dan berbiji putih patut diwaspadai karena mengandung forchlorfenuron yang berasal dari pupuk yang digunakan.

Forchlorfenuron inilah yang menyebabkan rongga dalam buah semangka membesar karena adanya pembentukan gas. Zat ini jugalah yang menyebabkan buah semangka lebih besar dan cepat masak.

Meski memberikan keuntungan bagi petani, namun Forchlorfenuron berbahaya bagi kesehatan manusia. Berdasarkan penelitian Environmental Porotection Agency (EPA) atau Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serika, Forchlorfenuron merupakan zat yang bersifat sitotoksik dan menyebabkan gangguan kesehatan.

Untuk itu, kamu perlu mengecek kembali semangka yang akan kamu santap. Jangan sampai hanya karena buah semangka tubuhmu terserang gangguan kesehatan.

Sebisa mungkin, hindari buah semangka yang memiliki rongga ditengahnya, berukuran besar, dan memiliki biji berwarna putih. Jika memungkinkan, belilah semangka, buah ataupun sayuran organik yang bebas dari sentuhan pupuk selama ditanam.

Selain lebih alami karena tak ada kandungan zat kimia didalamnya, buah dan sayuran organik juga memiliki rasa yang berbeda dan lebih segar dibanding buah dan sayuran yang diberi pupuk. Yuk, hidup sehat!