Inilah Etika Naik Pesawat yang Jarang Orang Ketahui, Nomer 2 Sering Dilanggar

Hindari Bau Tak Sedap Akibat Makanan, Kaki Dan Buang Gas


000stinkySURATKABAR.ID – Pesawat terbang dewasa ini sudah menjadi salah satu alat transportasi andalan yang digunakan pelbagai kalangan masyarakat. Banyak maskapai penerbangan yang berlomba memberikan sejumlah promo besar-besaran. Bagi Anda yang gemar travelling atau malang melintang berpetualang demi urusan bisnis, tentunya hal ini sangatlah menguntungkan.

Namun tak jarang, sebagai pengguna pesawat terbang, banyak penumpang yang tidak mengindahkan sejumlah aturan penerbangan. Padahal, jika dilaksanakan, ketentuan prosedural ini dapat menjaga kenyamanan satu sama lain penumpang serta seluruh pihak yang terkait selama penerbangan berlangsung.

Etika merupakan nilai, norma dan kualitas standar moral yang menjadi acuan bagi individu maupun kelompok dalam bertingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat. Etika diperlukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Seringkali perkara yang tampak sepele bagi kita tanpa disadari malah mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan orang lain. Mungkin ada juga sebagian pengguna jasa penerbangan yang belum mengetahui perkara etika penerbangan.

Demi untuk mengantisipasi ketidaktahuan tersebut, serta untuk mengatasi beberapa tindakan tidak beretika yang dilakukan secara tak sengaja oleh kita sebagai penumpang, berikut kami ulas seputar etika penerbangan berkenaan dengan makanan, kaki, dan bahkan, urusan buang gas di dalam pesawat; seperti dilansir oleh bbc.com/indonesia. Karena narasumber dulunya berprofesi sebagai pramugari, tentunya tips ini akan sangat berguna bagi Anda yang bekerja di maskapai penerbangan.

  • Bau Makanan

Aroma menyenangkan tidak akan menjadi masalah bagi siapa pun. Hanya saja, aroma yang mengundang selera bagi seseorang belum tentu juga menyenangkan bagi yang lainnya. Bau yang sedap bagi kita bisa jadi menakutkan bagi penumpang lain. Bau yang terlalu tajam menyebabkan rasa mual, pusing bahkan memicu kepanikan histeris dari penumpang lainnya.

Misal, Anda membawa bekal makanan kari kental bawang putih, salad telur atau roti lapis keju dengan mayonaise, ikan tuna dan bombay. Aroma yang seharusnya mengundang lapar ini bukan pilihan yang tepat untuk dimakan di dalam pesawat. Aroma yang terlalu menyengat dan tajam akan melekat, membuat ruangan menjadi pengap dan tak nyaman.

Sebagai pelanggan yang terhormat, Anda tentu ingin menghindari membawa makanan apa pun yang beraroma kuat ke dalam kabin. Demi etika, santap makanan semacam di atas di terminal saja.

Sebaiknya Anda konsumsi makanan dari menu yang telah disediakan. Menu makanan dan minuman yang disediakan oleh pihak penerbangan tentunya dipilih berdasarkan sejumlah pertimbangan dan kebijakan, yang aromanya dijaga senetral mungkin dan tidak akan mengusik kenyamanan seluruh penumpang. Jadi hindarilah makanan dan minuman apa pun yang berbau tajam.

  • Bau Kaki

Selama melakukan perjalanan di dalam pesawat, sudah tentu kita tidak mungkin membuka jendela untuk menghirup udara segar. Kipas angin pun tidak boleh dipasang di kabin. Maka demi kenyamanan, menghindari bau merupakan hal yang sangat penting. Setiap penumpang diwajibkan menjaga kabin tetap beraroma nyaman dan netral di sepanjang perjalanan.

Etika penerbangan melarang penumpang membuka sepatunya selama berada di dalam pesawat. Layaknya ketiak dan beberapa bagian tubuh tertentu, kaki mempunyai kelenjar keringat yang lebih banyak (250.000) yang dapat menjadi penyebab masalah bau tak sedap.

Gunakanlah sepatu Anda yang paling nyaman. Jika sepatu Anda bertali, longgarkan simpul ikatannya agar tidak mengganggu aliran darah Anda. Mengikat simpul terlalu kencang salah-salah malah membuat kaki Anda lebih pegal dan tak nyaman, lalu tergoda untuk membukanya. Ingat, Anda hanya boleh melepas sepatu jika hal itu diinstruksikan oleh petugas penerbangan. Gunakan sepatu Anda yang paling nyaman.

  • Bau Kentut

Buang gas atau kentut merupakan hal alami yang manusiawi. Malahan, kentut yang ditahan dapat menyebabkan penyakit bagi Anda. Nah apa yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari perut penuh gas dan tetap beretika di pesawat? Buang gas hanya di dalam toilet saja. Anda dapat membuang gas sebebas-bebasnya di dalam sana.

Selain itu, hindari mengonsumsi makanan yang berserat tinggi sebelum melakukan penerbangan. Makanan berserat tinggi seperti kacang dan sayur mayur dapat menyebabkan perut kembung. Sedangkan selama penerbangan, sains sudah membuktikan, perut kita menjadi lebih mudah kembung karena turunnya tekanan udara.

Gunakan minyak angin atau minyak aroma terapi yang wanginya lembut jika sudah terlanjur kembung. Tentu saja, mencegah lebih baik dari pada mengatasi. Persiapkan perut Anda dengan mengonsumsi makanan pilihan yang aman dari semalam sebelum perjalanan.

  • Bau Tajam Lainnya

Popok. Bagaimana jika Anda berpergian dengan anak Anda yang masih balita? Popok yang anak Anda gunakan dapat menjadi penyebab bau tak sedap serta mengganggu kenyamanan penumpang lainnya selama perjalanan.

Etika penerbangan melarang penumpang mengganti popok bayinya di atas nampan makanan depan kursi. Sebaiknya tanyakan langsung kepada pramugari, manakah tempat yang paling cocok untuk mengganti popok buah hati Anda. Biasanya petugas akan mengarahkan Anda ke lokasi tertentu seperti lantai dapur atau barisan kursi yang kosong.

Sediakan selalu kantong plastik untuk membungkus popok bekas yang sudah digunakan. Bungkus rapat-rapat sebelum Anda membuangnya. Membungkusnya dengan rapat berguna untuk mengunci bau tak sedap agar tak menyebar keluar dari bungkusan itu.

Jika bau tak sedap sudah terlanjur tercium, Anda dapat menyebarkan aroma minyak telon yang lembut untuk memudarkan aroma tak sedap itu.

Alkohol. Aroma tajam alkohol juga dapat mengganggu kenyamanan penumpang. Jika Anda habis berpesta di malam sebelumnya, mungkin Anda tidak akan mencium bau alkohol yang masih melekat di tubuh Anda. Faktanya, penumpang lain masih bisa menghirupnya. Amannya, stop dulu konsumsi alkohol sebelum, selama dan setelah perjalanan.

Jika Anda ingin menikmati alkohol selama perjalanan, batasi menenggak satu sampai dua minuman saja. Demi kebaikan Anda dan kenyamanan seluruh penumpang, baiknya jangan lebih dari itu.

  • Penumpang Yang Alergi Pada Bebauan Tertentu

Bau tajam dan menyengat dari parfum, cologne serta lotion juga dapat memicu sensitivitas penciuman orang lain. Selain selera yang berbeda, perlu kita sadari tingkat sensitivitas indera penciuman tiap orang kadarnya juga berbeda. Mungkin Anda ingat Anda pernah mencium aroma parfum seseorang yang sangat menyengat. Alih-alih ikut menikmati harumnya dan menjadi terkesan, Anda malah mendadak pusing dan merasa mual karena baunya tak sedap.

Terutama bagi mereka yang alergi terhadap aroma tertentu, bersin-bersin, menjadi pusing, mual, gatal-gatal bahkan panik berlebih dapat terpicu akibat bebauan tersebut.

Jika hal ini yang terjadi kepada Anda, pindah kursi secepatnya. Jika Anda terjebak dan tak bisa menghindarinya, pastikan lubang AC di atas Anda terbuka dan berhembus ke arah Anda. Hirup dalam-dalam udara segar dari sumber AC tersebut sambil menutup mata. Tindakan ini akan membuat Anda merasa lebih santai dan nyaman. Sugestikan agar tetap tenang. Anda akan sampai tujuan sebelum Anda menyadarinya.