Mendadak Viral, Polisi Sebut Akan Menilang Pengguna Klakson Telolet


    klakson-telolet

    SURATKABAR.ID – Pengguna sosial media tengah dihebohkan dengan demam telolet. Bahkan tak sedikit musisi dan selebriti dunia turut memposting ‘Om Telolet Om’ di akun Twitter mereka. Tak sedikit pula yang menanyakan apa sebenarnya ‘Om Telolet Om’ yang tengah viral di Indonesia.

    Namun, pihak kepolisian menyebut akan menilang pengendara yang memasang klakson telolet pada kendaraan mereka. Alasannya, suara klakson modifikasi ini sangat keras dan melanggar aturan lalu lintas.

    Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Bin Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Budianto mengatakan bahwa pihaknya melarang penggunaan klakson modifikasi karena dapat membahayakan pengendara lain.

    “Nanti orang akan kaget dong. Kan bunyinya sangat keras sehingga konsentrasi pengendara akan hilang arah sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan,” tuturnya seperti dilansir viva.co.id.

    Budianto juga menegaskan, pihak kepolisian akan memberi hukuman pada pengemudi jika ketahuan membunyikan klakson telolet. Namun, hukuman akan diberikan sesuai kadar kesalah, termasuk penyuluhan dan tilang.

    Menurutnya, penggunaan klakson telolet ini sebenarnya sama dengan memasang sirine pada kendaraan non-operasional polisi. Masyarakat tak seharusnya menggunakannya karena melanggar Undang-undang.

    “Masyarakat umum tak boleh menggunakan. Itu melanggar UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan,” terang Budianto.

    Pihak kepolisian akan mengimbau masyarakat agar tak lagi menggunakan klakson telolet untuk kendaraan mereka. Imbauan akan diberikan secara langsung dilapangan maupun melalui media sosial.

    Budianto menambahkan, imbauan ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan berkendara sekaligus menghindari kecelakaan lalu lintas.

    “Kami imbau agar masyarakat tak memodifikasi, taati aturan lalu lintas dan pergunakan atribut kendaraan yang sesuai,” tegasnya.

    Meski tampaknya penggunaan klakson telolet akan segera dilarang, tentu tak akan menurunkan semangat para pemburu telolet bukan?