Terungkap! Pelaku Pembantaian Siswa SD di NTT Berjumlah 8 Orang


pelaku-penyerangan

SURATKABAR.ID – Selasa pagi (13/12/2016) sekitar pukul 09.00 WIB, tiba-tiba terjadi penyerangan di SDN Sabu Barat, NTT, dengan membabi buta.

Seorang pria tiba-tiba masuk keruang kelas dan menyerang sejumlah siswa dengan sebilah pisau. Akibatnya, 7 siswa mengalami luka serta trauma, sehingga harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Seba, Sabu Raijua, NTT.

Tak berselang lama, pihak berwajib berhasil mengamankan pelaku penyerangan dan dibawa ke Mapolsek Sabu Barat. Namun, karena amukan warga pelaku keburu meregang nyawa sebelum polisi sempat menginterogasinya.

Warga yang awalnya meminta pelaku dikeluarkan dari ruang tahanan, kemudian bersamaan menjebol dinding tahanan dan mengeroyok pelaku dengan batu dan kayu hingga tewas. Pelaku juga sempat akan dibakar oleh massa, namun petugas mencegahnya.

Pelaku diketahui sebagai warga Bekasi berusia 32 tahun yang berprofesi sebagai pedangang kain dan baju-baju keliling. Dari Bekasi, ia merantau sendirian keĀ NTT.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mengetahu motif tersangka dibalik penyerangan tersebut, polisi mengamankan 7 rekan tersangka.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Polda NTT Brigadir Jenderal E. Widyo Sunaryo. Menurutnya ketujuh rekan pelaku ini sempat menyeberang ke Kupang dari Pulau Sabu dengan menumpang Feri Cepat tak lama setelah penyerangan.

Untungnya, mereka berhasil diringkus dan diamankan ke Mapolda NTT. Saat ini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki motif dibalik penyerangan siswa SD tersebut.

Kapolda Widyo Sunaryo menambahkan, penangkapan ketujuh rekan pelaku yang memiliki profesi serupa ini semata-mata untuk mendalami motif penyerangan yang dilakukan.

Ia juga menghimbau agar masyarakat tetap menjaga situasi kondusif dan tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat memperkeruh suasana.

Widyo meminta agar masyarakat mempercayakan penyelesaian kasus ini sesuai langkah penegakan hukum yang akan diambil Polri.