10 Anggota Membelot, Ongen: Badan Superman, Hati Hello Kitty


10-anggota-membelot-ongen-badan-superman-hati-hello-kitty-cover

SURATKABAR.ID-Mohamad Sangaji yang merupakan Ketua DPD Partai Hanura di DKI Jakarta menyebutkan jika ada anggotanya yang saat ini ingin bermain aman dengan mencoba-coba membelot. Hal tersebut berkaitan atas keputusan partai Hanura yang mendukung pasangan calon nomor dua yaitu Ahok-Djarot pada Pilkada 2017.

Menurut Ongen, sapaan akrab Mohamad Sangaji, ada beberapa anggota yang tidak suka dengan keputusan yang diambil oleh partainya. Mereka ingin bermain aman dengan melakukan pembelotan dengan mendukung pasangan nomor urut 1 ataupun 3.

“Pasti ada yang tidak senang. Tapi, ketika sebuah partai, organisasi memutuskan untuk memilih, kita harus patuh terhadap aturan sepahit apa pun,” papar ¬†Ongen dalam Rakerda Hanura Jakarta pada Minggu (11/12/20160, dikutip dari Tempo.co.

Ongen juga menjelaskan jika situasi politik saat ini sedang memanas. Jadi tidak mengherankan jika da 1-2 anggotanya yang membelot. Meskipun begitu, Ongen menjelaskan jika Hanura tetap solid dan tidak terpecah belah.

“Kami menyadari, Pilkada DKI Jakarta 2017 itu Pilkada yang menakutkan bagi kita semua. Bahkan seolah-olah pengurus Hanura terpecah belah, tapi tegas saya sampaikan, kami tidak terpecah belah dan utuh untuk Pilkada DKI Jakarta 2017. Kalaupun ada (kader yang membelot) itu hanya 1-2 orang saja,” lanjut Ongen, dikutip dari Kompas.com.

Ongen mengaku telah mengetahui setidaknya ada 10 anggotanya yang tidak senang dengan keputusan partai dan melakukan pembelotan. Meskipun menyebutkan 10, Ongen tidak menjelaskan lebih lanjut siapa saja mereka. Namun ada dua anggota fraksi Hanura DPRD DKI Jakarta yang sebelumnya menyatakan pengunduran dirinya.

“Mereka ini badannya seperti Superman, hati Hello Kitty, bergaya poco-poco, maju mundur, kanan kiri dua langkah. Politisi seperti ini selamanya tidak akan berhasil, karena bermain aman, mereka bermain di 3 calon gubernur,” jelas Ongen.

Apapun yang terjadi saat ini, semua nggota partai harus mendukung keputusan yang telah ditetapkan bersama. Semua anggota diharapkan bekerja sama untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot.