Ingat Foto Bocah Ini? Ternyata Ada Kisah Mengharukan Tentang Keluarganya


000sammygriner

SURATKABAR.ID – Masih ingat sosok success kid yang pernah booming 2010 lalu? Bagi Anda para pengguna internet, tentu meme ini sudah tak asing lagi. Tampak seorang balita sedang mengepalkan tinjunya dengan ekspresi wajah yang penuh tekad. Gesture dan mimik wajahnya seolah sedang mengatakan “I will make it!”, atau “Saya pasti berhasil!” Tak heran meme ini acapkali dijadikan icon keberhasilan oleh para netter, dengan julukan “success kid meme”. Selama bertahun-tahun menjadi sensasi, sang bocah pun meretas kepopuleran di dunia maya.

Siapa sangka dibalik meme lucu yang menginspirasi netizen untuk mencapai kesuksesannya, ternyata ia mempunyai kisah yang mengundang iba.

Sammy Griner, balita yang berada di pantai dalam foto itu, berasal dari Jacksonville, Florida, Amerika Serikat. Ia baru berusia 11 bulan ketika Laney Griner, ibunya mengambil foto itu. Tak banyak yang tahu, wajah menggemaskannya yang terlihat penuh semangat itu sebenarnya diambil saat ia hendak memasukkan pasir ke dalam mulutnya. Foto tersebut diunggah Laney di Flickr tahun 2007. Kini, bayi Sam yang imut itu sudah bertumbuh menjadi remaja 8 tahun, seperti dilansir dalam dailymail.uk (11/12/2016).

000sammygrinnerdadSeperti kita semua yang bertarung menghadapi tantangan hidup, keluarga Grinner pun tak luput dari masalah. Kondisi kesehatan Justin Griner (39), ayah Sam, mengalami kemunduran. Setelah didiagnosa gagal ginjal tahun 2009, sang ayah harus menjalani 4 jam cuci darah setiap hari, 3 kali dalam seminggu. Tak berhenti sampai di situ, sang ayah harus disegerakan menjalani operasi transplantasi ginjal untuk menyelamatkan nyawanya. Bukan hanya dana dalam jumlah besar yang mereka butuhkan. Mereka juga harus menemukan donor ginjal yang cocok secara genetika dengan DNA ayahnya.

Disebutkan Justin memerlukan dana sebesar US $75.000 untuk membiayai transplantasi, perawatan, obat-obatan dan dialisis bertahun-tahun, termasuk berburu ginjal “hidup” yang bersedia didonorkan. Sebenarnya ia sudah mengetahui kondisi ginjalnya sejak Sammy belum lahir (sekitar 2006). Namun kerusakan ginjalnya kian tahun menjadi semakin parah (abcnews.go.com).

Beruntungnya, berkat situs GoFundMe.com, keluarga Grinner tertolong. GoFundMe adalah salah satu website yang memfasilitasi penggalangan dana dari masyarakat luas untuk dipergunakan di pelbagai aspek kehidupan. Metode penggalangan dana dari masyarakat tersebut dinamakan crowdfunding. Atau menurut bahasa ibu kita: “patungan”, “udunan”, juga “saweran” bisa dikatakan serupa dengan metode crowdfunding ini. Adapun situs serupa lainnya yakni Kickstarter.com dan Indiegogo.com.

Sebenarnya, Laney sempat merasa tak tega memanfaatkan popularitas anaknya untuk menggalang donasi dari masyarakat luas. Tapi demi kesembuhan sang ayah, istri dan anak keluarga Griner rela mengupayakan yang terbaik.

“Ia sangat mengidolakan ayahnya. Dengan senang hati ia akan melakukan segala sesuatu agar [ayahnya] bisa pulih kembali,” ujar Laney Griner, ibu Sammy (mirror.co.uk).

Maka merebaklah pemberitaan dan kampanye di mana success kid, Sammy Griner yang terkenal, tengah membutuhkan dana dan donor ginjal untuk sang ayah. Sehingga hanya dalam waktu beberapa hari saja, mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar US $100.000 atau sekitar 1,3 milyar Rupiah. Plus ginjal yang cocok dengan DNA sang ayah. Nyawa Justin Griner pun akhirnya terselamatkan.

Di Indonesia khususnya, baru umum crowdfunding berjenis donation-­based dan reward-­ based yang diwakili oleh situs seperti kitabisa.com, wujudkan.com, dan ayopeduli.com. Semua mengemban misi yang sama, yakni memudahkan kita untuk mengakses dana dari masyarakat luas yang tertarik atau ingin menjadi bagian dari mimpi, ide, harapan dan aksi yang kita kampanyekan.

Jika Anda seorang pengusaha, crowdfunding dapat menjadi sarana memvalidasi pasar untuk konsep produk atau jasa yang Anda tawarkan. Untuk penggiat sosial, crowdfunding dapat menjadi sumber dukungan bagi misi yang Anda perjuangkan. Apapun tujuannya, berikut kunci kesuksesan dalam menggunakan metode crowdfunding.

Pertama, pengemasan. Anda menggalang dana dari masyarakat, pastikan orang dapat dengan mudah mengerti tujuan apa yang ingin Anda capai. Pastikan masyarakat tergerak untuk mendukung. Ini bisa dilakukan dengan pengemasan storytelling konten yang menarik dan visual. Komunikasikanlah maksud tujuan Anda dengan efektif dan efisien.

Kedua, usaha Anda dalam berkampanye. Tidak sedikit orang yang salah mengartikan crowdfunding sebagai ‘cara instan’ dan ‘pemalesan’ untuk mendapatkan kucuran dana dari masyarakat. Anda dapat menghindari stigma stereotype seperti itu dengan berbagai cara yang kreatif dalam berkampanye.

Akhirnya, usaha Anda sendirilah yang menentukan sukses tidaknya kampanye Anda. Crowdfunding hanya sebuah metode yang memberi kemudahan lebih. Tugas Anda ialah memaksimalkan potensi keuntungan yang bisa didapat darinya.

Dengan nilai gotong-royong yang kita miliki sebagai bangsa Indonesia, crowdfunding dapat menjadi sebuah media berbagi yang bukan hanya berfungsi untuk mendorong lebih banyak prestasi dan karya dari anak bangsa, tapi juga merupakan wadah penyaluran tolong-menolong sesama manusia. Crowdfunding dapat dikatakan merupakan cara baru bagi rakyat untuk menentukan siapa yang layak didanai, tanpa bergantung pada donatur/ institusi besar (selasar.com, narasumber: Vikra Ijaz, co-founder kitabisa.com).

Jadi bagi Anda yang sudah menjadikan koneksi internet sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bersyukurlah. Karena layaknya Sammy Griner, akses untuk menjadi sukses serta melakukan berbagai hal mulia sudah Anda dapatkan. Anda hanya perlu memaksimalkan kegunaannya saja; untuk menggalang dana, untuk berbagi amal dan kebaikan, atau bahkan untuk menyelamatkan jiwa seseorang.

000transplant

Baca Juga: