FPI Ancam Keluarkan Revolusi Jika Ahok Tak Kunjung Ditahan


fpi-tolak-ahok-201410131435071

SURATKABAR.ID. Sekjen DPD Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Bamukmin meminta aparat penegak hukum di Indonesia untuk segera melakukan penahanan terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Seperti yang diketahui, ketiga aksi yang digelar oleh umat Islam Indonesia menuntut pemerintah untuk segera melakukan tindakan adil dan tegas atas kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama.

Apabila penegakan hukum Ahok tak kunjung nyata maka FPI bersiap diri untuk melakukan revolusi.

“Kami akan revolusi sesuai prosedur yang ada. Kalau Jokowi masih melindungi Ahok tak punya ketegasan, kami harus buat perubahan,” ujar Novel kepada wartawan, Selasa (6/12/2016), dikutip dari wartakota.com.

Tuntutan untuk segera menahan Ahok bukanlah tuntutan yang tidak beralasan. Menurut Novel, jika Ahok masih dibebaskan begitu saja maka tidak akan menimbulkan efek jera bagi para penista agama lainnya.

Apabila Ahok berhasil lolos tanpa hukuman, dikhawatirkan akan ada penista agama lainnya yang berkeliaran tanpa diproses secara hukum.

“Harga mati, kami minta untuk segera ditahan secepatnya. Kami akan minta keadilan,” tegasnya.

Seperti yang telah diucapkan sebelumnya, FPI akan terus mengawal kasus Ahok hingga sampai ke tahap pengadilan, dimana dalam pengadilan tersebut Ahok diduduki sebagai terdakwa.

“Kami mengawal seperti biasa, seperti sidang penistaan agama yang lain. Kami kerahkan laskar buat sidang. Itu sudah suatu kewajiban kami untuk mengawal sidang,” ujar Sekjen DPD FPI Jakarta Habib Novel Bamukmin, Selasa (6/12/2016).

Pengadilan Negeri Jakarta Utara secara resmi sudah mengeluarkan jadwal sidang perdana kasus Ahok, dimana agenda pertama ialah pembacaan dakwaan. Sidang perdana Ahok akan digelar pada hari Selasa (13/12/2016) di bekas Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, tepatnya di Jalan Gajah Mada pada pukul 09.00 WIB.

Di setiap sidang yang akan dijalani oleh Ahok akan dikawal oleh ratusan laskar FPI dari awal hingga akhir sidang.

“Tiap sidang kami kawal, ratusan laskar. Dari kasus-kasus yang dulu tak pernah tak dikawal. Selalu dari awal sampai akhir, walaupun ini agak lama, sampai setahun kami kawal. Nanti dijadwalin, dibikin piket,” tambahnya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaSelamatkan Anjingnya, Pria Ini Duel dengan Kanguru. Begini Akhirnya
Berita berikutnyaWow! Makin Hari Wajah Aurel Hermansyah Semakin Mempesona, Apa Rahasianya?