Seusai Dilantik jadi Ketua DPR, Setya Novanto Temui Prabowo. Ada Apa?


pra-set

SURATKABAR.ID – Pasca dilantik kembali sebagai Ketua DPR, Setya Novanto menyambangi kediaman Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2016).

Pertemuan tersebut berjenis informal namun sangat tertutup. Di dalam pertemuan yang berlangsung 1,5 jam itu, keduanya membahas persoalan-persoalan yang sedang dihadapi oleh Indonesia dan pentingnya memecahkan permasalahan yang ada dengan cara kekeluargaan.

“Asal iktikad kita untuk kebaikan bangsa dan negara Indonesia. Bagi saya terpenting adalah perdamaian dan rasa sejuk aman itu prasyarat untuk Indonesia survive sebagai bangsa,” ujar Prabowo, dilansir dari kompas.com.

Prabowo juga mengatakan bahwa pertemuan bertujuan untuk menjalan silahturahmi dengan Ketua DPR yang baru itu.

“Silaturahim. Tentunya Beliau sebagai pimpinan politik, pimpinan partai, juga sekarang pimpinan lembaga tertinggi negara dan saya juga kita tadi tukar menujar pandangan,” ujar Prabowo.

Novanto merasa sangat bersyukur mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan Prabowo hari ini. Ia juga mengaku sempat menjalankan ibadah bersama dengan mantan Danjen Kopassus tersebut.

“Alhamdulillah saya bisa shalat bersama-sama, shalat maghrib berjemaah, bersama Pak Prabowo,” kata dia.

Mereka juga membahas bagaimana menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan Indonesia dengan mengedepankan nilai-nilai kemajemukan bangsa. Selain itu, mereka juga bertukar pikiran mengenai situasi politik di Indonesia, termasuk soal demo 2 Desember.

“Ya saya terus menerus memberikan masukan dan saran untuk kebaikan semua . Sudah saya sampaiakan pada kesempatan-kesempatan yang sudah ada,” kata Prabowo.

Prabowo berharap aksi unjuk rasa tersebut dapat berjalan dengan damai dan tidak berakhir dengan kericuhan seperti demo 4 November silam.

“Kita sependapat bahwa kita selalu menganjurkan kesejukan kekeluargaan perdamaian,” kata Prabowo.

 


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaBiksu Ternama Ini Diminta untuk Serahkan Diri ke Polisi
Berita berikutnyaJika Ahok Ditahan, Apakah Masih Bisa Ikut Pilkada? Ini Jawaban KPU