(Video) Geger! Petugas Temukan Peserta Aksi 212 Mau Bawa Beginian ke Jakarta


petugas-periksa-elpiji-bawaan-penumpang-deny-696x392

SURATKABAR.ID – Aksi Super Damai 212 yang akan digelar di Jakarta pada Jumat  2 Desember mendatang memang berhasil menarik perhatian ribuan orang, bukan saja dari Ibu Kota Jakarta, melainkan juga dari daerah – daerah lain.

Salah satu daerah yang warganya cukup bersemangat mengikuti aksi damai tersebut adalah di Kota Malang. Mereka secara beramai-ramai berangkat ke Jakarta dengan menggunakan moda transportasi kereta api.

Sebagai langkah antisipasi akan adanya hal – hal yang tidak diinginkan,pihak kepolisian setempat dan juga internal stasiun pun melakukan pengaman dan penggeledahan terhadap calon penumpang dengan tujuan Jakarta, yang memang didominasi peserta aksi damai 212.

Dimana hasilnya, Polisi khusus kereta api (Polsuska) Stasiun Malang menyita tabung gas elpiji ukuran 3 Kg dan sebuah gunting, Rabu (30/11/2016).

Barang itu didapatkan dalam pemeriksaan barang bawaan penumpang KA Jayabaya jurusan Pasar Senen, Jakarta.

Menurut Kepala Pengawas Polsuska Stasiun Malang, Subani, kedua barang itu termasuk dalam barang yang dilarang dibawa di perjalanan kereta api.

“Ada beberapa barang yang dilarang seperti gas dan senjata tajam,” ujar Bani.

Barang itu disita dari penumpang yang hendak ikut doa bersama di Jakarta pada 2 Desember 2016 mendatang.

Barang itu lantas disimpan di kantor pengamanan stasiun yang terletak di Kecamatan Klojen, Kota Malang. Tabung gas dan gunting bisa diambil oleh keluarga penumpang.

“Penumpangnya tetap jalan, tetapi barangnya disita, dan boleh diambil oleh keluarganya,” tegas Bani.

Bani Mengatakan membawa tabung has ke dalam kereta jelas sangat berbahaya.

 “Barang seperti itu jelas dilarang dibawa ke dalam KA,” kata Supervisor Polsuska Stasiun Kota Baru Malang, Subani.

Agar tidak terjadi hal yang membahayakan, kedua barang itu disimpan sementara di kantor pengamanan stasiun sampai ada keluarga yang mengambil.

“Tidak ada hukuman, hanya mungkin mereka belum mengetahui hal itu. Jadi penumpang diperbolehkan naik ke KA dan melanjutkan perjalanan,” tutupnya.

Video peserta aksi bawa tabung gas:

https://youtu.be/Bskpm8R3y_k

Selain dari Malang, diketahui dari beberapa daerah di Pulau Jawa dan Sumatera juga berangkat umat muslim yang mengikuti doa bersama tersebut.

Salah satu keberangkatan yang paling menghebohkan adalah dari Ciamis. Disana, ribuan umat muslim berjalan kaki untuk menuju Jakarta. Mereka akan menempuh perjalanan sejauh 300 kilometer.

Adanya larangan bus untuk mengangkut mereka, menjadi alasan massa dari Ciamis tersebut akhirnya memilih jalan kaki. Meskipun begitu pihak kepolisian tetap melakukan pengawalan kepada para peserta aksi tersebut.