Heboh Foto Dirinya Pegang Paha Cewek, Ini Penjelasan Bupati Purwakarta


bupati-dedi

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dikenal sebagai sosok pemimpin yang memiliki perhatian tinggi akan pendidikan dan budaya. Namun, baru-baru ini beredar foto dirinya tengah memegang paha seorang remaja perempuan.

Sontak, foto yang awalnya di unggah ke akun media sosial Twitter milik Dedi tersebut, berhasil menarik perhatian netizen. Bahkan, seorang netizen dengan akun Twitter @iimfahima mengatakan bahwa perlakuan Dedi ini dapat menyebabkan trauma pada anak sekaligus membiasakan orang dewasa memegang paha anak.

Tak hanya itu, pengguna sosial media lainnya, baik di Twitter maupun Facebook, menyayangkan sikap Dedi ini. Mereka menilai, dengan memposting foto tersebut, Dedi telah memberikan hukuman sosial yang berakibat bullying pada anak.

Menanggapi banyaknya komentar pedas dari netizen, Dedi pun angkat bicara dan menjelaskan panjang lebar mengenai pokok permasalahan terkait foto tersebut. Melalui akun media sosial Twitter miliknya, @DediMulyadi71, Dedi mengatakan bahwa awalnya ia tengah melakukan inspeksi pelaksanaan program vokasional yang mengharuskan pelajar Purwakarta membantu orang tuanya.

Namun, tiba-tiba ia mendapati seorang anak yang mengendarai sepeda motor tanpa helm dan pakaian yang tak seharusnya dikenakan saat jam sekolah. Dedi kemudian memberhentikan remaja tersebut yang ternyata masih SMP dan menanyainya kenapa tak membantu orang tuanya. Namun, anak tersebut malah menangis.

Dedi pun memperhatikan pakaian anak tersebut yang tampak tak selaras, karena menggunakan kerudung, tapi dipadukan dengan ripped jeans alias celana sobek-sobek.

Gaya busana ini, tentu bukan pakaian yang benar ketika digunakan untuk berhijab. Saat itulah ia menunjukkan celana kepada guru, kepala sekolah, kepala dinas, dan warga yang hadir, namun terlihat seperti memegang paha remaja itu.

“Tangan saya kemudian menunjukan ke arah celana anak itu, untuk diketahui oleh guru, kepala sekolah, kepala dinas pendidikan dan warga sekitar yang turut serta bersama saya untuk diketahui agar segera diperbaiki cara berpakaiannya. Tujuannya menjelaskan tentang ketidaksesuaian pakaian tersebut,” tulis Dedi.

Ia pun meminta maaf dan menyatakan akan menghapus postingan tersebut.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaParlemen Belanda Batasi Penggunaan Busana Muslim, Ini Alasannya!
Berita berikutnya(Video) Geger! Petugas Temukan Peserta Aksi 212 Mau Bawa Beginian ke Jakarta