Ini Kata Jokowi Terkait Penghapusan UN


jokowow

Joko Widodo, Presiden RI, menyatakan bahwa penghapusan Ujian Nasional (UN) yang diwacanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hanya sebatas wacana.

“Masih proses. Belum dirataskan (rapat terbatas), belum,” ucap Jokowi di sela-sela kunjungan kerjanya di Kota Makassar, seperti yang dikutip dari siaran pers resmi Istana pada Sabtu (26/11/2016).

Namun Jokowi mengaku bahwa dirinya telah menerima laporan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, terkait dengan rencana penghapusan UN tersebut.

“Memang dari Mendikbud menyampaikan itu. Tapi kan tentu saja harus ada ratasnya dulu,” kata Jokowi.

Selain untuk memutuskan apakah UN dihapus atau tidak, rapat terbatas yang akan digelar nanti juga akan memutuskan langkah-langkah komprehensif terkait pengembangan dunia pendidikan di tanah air. Seperti yang diberitakan, penyelenggaraan UN rencananya akan dihentikan sementara pada tahun 2017.

Menurut Menteri Muhadjir, rencana tersebut dilakukan untuk memenuhi putusan Mahkamah Agung pada 2009 lalu.

Dalam putusan tersebut, pemerintah diperintahkan untuk meningkatkan kualitas guru, kelengkapan sarana dan prasarana sekolah serta akses informasi yang ada di seluruh Indonesia. Sehingga nantinya, UN tidak lagi dapat menentukan kelulusan, melainkan lebih berfungsi sebagai peta kondisi pendidikan di Indonesia.

“Saya mengajukannya ke Presiden karena nanti perlu ada Inpres,” jelas Muhadjir di Jakarta pada Kamis (24/11/2016).


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaDiduga Gay, 13 Pria Digerebek Polisi dan FPI
Berita berikutnyaDemo Solidaritas Muslim Rohingya Digelar di Kedubes Myanmar