Inilah Sosok Perampok Legendaris Indonesia Yang Keberadaanya Menjadi Misteri


 

slamet-gundul

Berbicara tindak kejahatan di Indonesia memang seperti tidak ada titik yang membuatnya habis. Apalagi akhir –akhir ini kejahatan jalanan dan terorisme ekalasinya semakin meningkat.

Namun ternyata bila kita mau berkaca ke belakang, fenomena ketakukan atas kejahatan seperti ini sudah pernah terjadi, khususnya di era 70-80-an. Namun bukanlah teroris yang menebar ketakukan, namun seseorang yang dikenal dengan nama Slamet Gundul.

Ya bagi anda yang masa remajanya di era 80-an tentu nama ini sudah tak asing lagi. Slamet Gundul adalah seorang pria yang dijuluki perampok legendaris Indonesia.

Sejarah mencatat kalau Slamet sudah melakukan begitu banyak perampokan besar, yang mungkin sudah puluhan kali, dan sangat sulit ditangkap.

Jadi bisa anda bayangkan perasaan orang-orang ketika itu. Seolah seperti hidup sebagai katak lemah di tengah sarang ular. Tak pernah tenang dalam melangkah.

Bertahun-tahun dalam melakukan aksinya, Slamet tak pernah benar-benar bisa ditangkap. Bahkan polisi sampai mengumpat gara-gara pria ini sambil menghimbau kepada semuanya untuk menangkap Slamet, hidup atau mati. Dan berikut sedikit rekam jejak sang perampok legendaris yang misterius tersebut.

Bukan hanya pepesan kosong jika kata ‘legendaris’ sampai disematkan kepada seorang Slamet Gundul. Hal ini tak lepas dari perjalanan impresif ‘karier’ kejahatannya yang mungkin tak bisa disaingi oleh siapapun hingga sekarang.

Slamet Gundul benar-benar selalu menjalankan aksinya dengan cerdik dan profesional. Targetnya hanyalah lokasi- lokasi yang menyimpan harta benda dengan jumlah besar.

Ya, Slamet diketahui hanya merampok bank saja, entah instansi atau pun nasabah. Selama hidupnya, Slamet dan komplotannya sudah merampok sebanyak puluhan kali dengan rata-rata keberhasilan yang tinggi.

Edannya lagi, masing-masing aksi perampokannya selalu besar hasilnya. Pernah ia sukses menyikat uang sebanyak Rp 40 jutaan tunai. Di masa itu, jumlah segitu tentu sangat banyak, mungkin bisa disamakan dengan miliaran rupiah.

Slamet Gundul sendiri bukanlah perampok ‘bersumbu pendek’ yang hanya mementingkan nafsu dan modal nekat belaka.  Dalam tiap aksinya, ia selalu punya banyak rencana dan taktik jitu.

Misalnya dengan melakukan pengalihan-pengalihan, sampai gerak cepat. Saking gesitnya, sangat susah gerombolan siberat ini ditangkap, bahkan ketika peluru-peluru terlihat  menembus tubuh mereka, tetap saja kelompok penjahat pimpinan Slamet selalu bisa lolos.

Tak hanya jago dalam taktik merampok, Slamet dan kawanannya juga dikenal sangat ahli melarikan diri dan juga bela diri.

Satu atau dua kompi polisi bahkan takkan sanggup mengejar Slamet ketika kabur dari aksi merampoknya. Seperti di film, Slamet CS juga kerap melakukan aksi tembakan balasan dalam setiap upaya penangkapannya.

Salah satu cerita paling meneganggkan dari Slamet yaitu bagimana ia bisa kabur dalam pengawalan ketat polisi, beberapa menit sebelum persidangan.

slamet-gundul-sang-perampok

Selain itu peristiwa penangkapan Slamet di rumahnya juga terbilang dramatis. Penjahat kambuhan ini berhasil lolos dari serbuan polisi dengancara melompati pagar tinggi di belakang rumah. Padahal beberapa detik sebelumnya Slamet masih tidur, dan polisi sudah berhasil mengepungnya.

Slamet sebenarnya bukan apa-apa tanpa kelompoknya. Tapi, kalau tak ada dia, kelompoknya pun takkan bisa melakukan aksi-aksi.

Slamet sendiri adalah ketua sekaligus mastermind atau tukang pikir dari grup rampok ini. Hal unik lain soal kelompok Slamet adalah anggotanya yang loyal luar biasa.

Salah satu rahasia kenapa Slamet bisa mengumpulkan orang-orang yang begitu setia adalah karena sifatnya yang tidak umum untuk ukuran penjahat.

Slamet ini dikatakan sebagai pria yang jago mengambil hati, dan membuat orang tertarik. Tampilannya yang agak lugu serta pilihan kata-katanya saat bicara seolah sanggup membuat siapa pun terhipnotis.

Makanya, anggota kelompoknya pun seolah ikhlas menerima desingan peluru aparat demi untuk Slamet yang bisa lolos. Dan pada kenyataannya hal ini memang kerap terjadi.

Tapi sejago-jagonya tupai melompat pasti akan jatuh juga, ya kalimat peribahasa ini rupanya juga berlaku kepada Slamet Gundul. Setelah bertahun – tahun meneror masyarakat, pada akhirnya ia berhasul diringkus.

Surabaya menjadi saksi akhir karier kehjahatan Slamet Gundul. Ketika ia ditangkap kali terakhir ini, Slamet mengaku sudah tobat, capek dan kapok.

Namun yang misterius setelah berhasil tertangkap dan dimasukkan penjara, perjalanan hidup Slamet seperti hilang dihembuskan angin, ia menghilang tanpa jejak.

Ada kabar yang mengatakan kalau Slamet sudah meninggal. Namun, ada juga yang bilang jika pria ini masih hidup dan bebas berkeliaran hingga sekarang.

Bahkan ada pula yang mengatakan kalau Slamet Gundul bekerja untuk seorang Tomy Winata sang pengusaha sukses Indonesia.

Apapun yang terjadi pada dirinya dan bagaimana kehidupannya saat ini, Slamet Gundul bisa dibilang beruntung. Pasalnya, ia sudah melakukan kejahatan seheboh ini namun tidak dihukum mati.

Layaknya Kusni Kasdut atau Ahmad Suradji, yang juga dikenal sebagai penjahat besar di masa lalu yang hidupnya berakhir dengan vonis hukuman mati.

 


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler


Berita sebelumyaWaduh, Gara-Gara Pemulung Besi Tua, Indonesia Mendapat Kecaman dari Negara Eropa
Berita berikutnyaTerungkap! Inilah Alasan Kapolri Tidak Segera Menahan Ahok