Mengejutkan! Antasari Azhar Akan Segera Bebas


antasari-azhar_20160118_232447

Teridana kasus pembunuhan yang sekaligus mantan Ketua Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar kabarnya akan bebas dalam beberapa hari ke depan. Ia mendapatkan hukuman bebas bersyarat dari Kementerian Hukum dan HAM.

Dilansir dari tribunnews.com, informasi itu diungkapkan oleh pengacaranya yakni Boyamin Saiman. Menurut Boyamin, Antasari bebas di momen yang spesial yaitu Hari Pahlawan.

Antasari akan menghirup udara bebas pada tangga 10 Nopermber 2016 mendatang. Surat yang berisi mengenai kebebasan dari Kemenkum HM sudah berada di tangan pihak Lapas Kelas I Tangerang tempat Antasari menjalani masa hukumannya.

“Rencananya tepat hari bebasnya Antasari ini akan diundang orang – orang yang pernah berjasa bagi Antasari. Mereka yang diundang di antaranya Jusuf Kalla, Din Syamsudin, Permadi, serta pengacara – pengacara lainnya yang menemani Antasari dalam hukumannya itu,” ujar Boyamin, Minggu (30/10/2016).

Boyamin menyatakan jika banyak tokoh nasional yang selama ini memberikan dukungan terhadap Antasari. Ia menjelaskan jika Wakil Presiden Jusuf Kalla juga pernah menjenguk Antasari di tahanan.

“Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada tokoh – tokoh ini. Mereka memberikan dukungan moril,” ucapnya.

Dia juga menghubung-hubungkan kebebasan Antasari yang tepat pada hari Pahlawan dengn perjuangan dan sikap mantan ketua KPK itu dalam menghadapi tuduhan pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen.

“Antasari adalah pahlawan. Dia berani mengambil risiko difitnah ketika menjabat sebagai Ketua KPK. Makanya bebas bersyaratnya tepat pada Hari Pahlawan tanggal 10 November nanti,” kata Boyamin.

Antasari sudah menjalani hukuman penjara selama 6 tahun. Pada 11 Februari 2010 lalu, ia divonis 18 tahun penjara.

Disebutkan juga jika kebebasan Antasari akan disambut secara hangat oleh sanak familinya. Mereka dikabarkan akan mengadakan syukuran atas kebebasan tersebut.

“Keluarga akan gelar pengajian di lapas,” ungkap Boyamin.

Pengajian itu sendiri akan dilangsungkan pada 10 Nopember 2016, tepat saat Antasari dibebaskan.

“Setelah habis pengajian, kami akan potong tumpeng. Menyambut perayaan ini bersama keluarga Antasari,” imbuhnya.

Bonyamin melanjutkan jika Antasari akan menghabiskan waktunya untuk keluarga. Ia menyatakan jika keluarga Antasari sudah sangat rindu.

“Dia mau momong cucu. Ditahan selama 6 tahun melewati kelahiran 3 cucunya,” tutur Boyamin.

Bonyamin kemudian menjelaskan mengenai peran pemerintah Joko Widodo terkait kebebasan Antasari.

“Kami mengapresiasi pemerintah untuk bebasnya Antasari ini. Terima kasih kepada Jokowi,” paparnya.

Menurut Boyamin Jokowi mengarahkan Menteri Hukum dan HAM memperlakukan Antasari dengan baik. Termasuk saat mantan Ketua KPK itu diserang penyakit.

“Terima kasih juga termasuk pemberian remisi – remisinya,” ucapnya.

Satu tahun jelang kebebasan, Antasari diharuskan menjalani proses asimilasi dengan melakukan pekerjaan sebagai notaris. Mantan Jaksa itu digaji sebesar Rp. 3 juta pe bulan, dan gajinya disetor ke negara.

“Asimilasinya berjalan lancar, tanpa pelanggaran. Setelah asimilasi ini langsung diberikan bebas bersyarat,” kata Boyamin.