PPP Usulkan Agar Presiden ialah Orang Indonesia Asli


arsulPartai Persatuan Pembangunan (PPP) angkat bicara mengenai status orang yang menduduki orang nomor satu dan dua di republik ini. Hal ini dilakukan karena UUD 1945 yang telah di amandemen sebanyak empat kali, tidak terdapat penekanan mengenai status seorang presiden maupun wakil presiden. Dikhawatirkan, seseorang yang menjabat Presiden dan Wakil Presiden nantinya kurang memiliki rasa nasionalisme.

Partai dengan lambang kabah tersebut menginginkan adanya amandemen Undang-Undang Dasar 1945 yang mewajibkan setiap presiden dan wakil presiden adalah ‘orang Indonesia asli’. Usulan ini mengingat sekitar tiga tahun lagi, Indonesia akan mengadakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019 – 2024.

Pernyataan ini dikeluarkan oleh PPP melalui Sekretaris Jenderalnya, Arsul Sani. Menurutnya, definisi ‘orang Indonesia ali’ meliputi perorangan, warga negara Indonesia yang berasal-usul dari suku atau ras yang berasal atau asli dari wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, seseorang yang memiliki darah keturunan warga asing menurut PPP tidak dapat menjadi presiden maupun wakil presiden.

“(Keturunan asing) konsekuensinya tidak termasuk ke dalam pengertian ‘Indonesia asli’ tersebut. Namun, mereka tetap bisa berkiprah pada negara dalam posisi-posisi lain selain dari presiden dan wapres,” kata Arsul Sani ketika dihubungi, Selasa (04/10/2016), dikutip dari kompas.com.

Kemudian untuk memperjelas pengertian ‘orang Indonesia asli’ tersebut dapat dilihat dari rumusan UU yang berkaitan. Seperti UU yang menjelaskan tentang lembaga kepresidenan atau UU Pemilu.

“Tentu nanti harus ada rumusan garis keturunan ke berapa ke atasnya. Namun, PPP akan membuka diskursus tentang rumusan ini dari berbagai elemen masyarakat,” lanjut anggota Komisi III DPR RI itu.

Sebelumnya, usulan amandemen tersebut telah dilontarkan oleh PPP melalui Ketua Umumnya, Muhammad Romahurmuziy ketika memberikan sambutan pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) DPP PPP di Jakarta, Senin (03/10/2016).

Pasal 6 ayat 1 UUD 1945 menyebutkan, “Calon presiden dan calon wakil presiden harus seorang warga negara Indonesia sejak kelahirannya dan tidak pernah menerima kewarganegaraan lain karena kehendaknya sendiri, tidak pernah mengkhianati negara, serta mampu secara rohani dan jasmani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Presiden dan Wakil Presiden“.

Mengacu dari pasal tersebut, Romahurmuziy mengatakan, PPP ingin frasa ‘orang Indonesia asli’ kembali dimasukkan dalam pasal tersebut. Sama seperti UUD 1945 sebelum amandemen. Sehingga, dalam pasal tersebut akan disertai frasa ‘Presiden ialah orang Indonesia ali’.

Perubahan pasal tersebut, masih menurut Romahurmuziy perlu dilakukan. Karena hal ini akan mempertegas sikap dan semangat nasionalisme.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaRumah Ini Tampak Kumuh dari Luar, Namun Dalamnya Sungguh Indah
Berita berikutnyaAhok: Sandiaga Dulu Tuh Ngemplang Pajak