Jarang Diketahui Publik, Inilah Pasukan Elit TNI Selain Kopassus


kostradtontaipur20

SURATKABAR.ID Mungkin akan langsung terbersit dalam pikiran ketika mendengar atau membaca kata Kopassus. Ya, Kopassus adalah pasukan elit TNI yang memiliki pengalaman dan kemampuan perang setara dengan satuan elit tempur dari Inggris yang sudah tersohor di dunia itu, Special Air Service (SAS).

Selain Kopassus, ada juga Kopaska, Denjaka, Sat Bravo-90, YonTaifib, Batalyon Raiders sampai dengan Brimob. Kesemuanya adalah pasukan elit yang dimiliki Indonesia dengan tugas yang berbeda-beda.

Namun tahukah Anda jika ternyata masih ada satu lagi pasukan elit tempur TNI selain yang sudah disebutkan di atas? Pasukan elit tersebut bernama Peleton Intai Tempur atau dikenal dengan nama Tontaipur.

Nah, untuk mengetahui lebih lengkah mengenai Tontaipur, berikut ini ada beberapa ulasan menarik mengenai pasukan khusus itu.

Latar belakang

Ide pembentukan pasukan elit satu ini berasal dari Letnan Jendral TNI Ryamizard Ryacudu pada tahun 2001. Dia ingin membentuk satu pasukan kecil yang mendapatkan pelatihan khusus dengan kemampuan tempur serta mampu menguasai persenjataan apapun dan dapat ditugaskan di segala medan.

Ryamizard berpendapat bahwa dengan dibentuknya pasukan khusus dalam jumlah kecil, maka efektivitas lebih tinggi daripada harus bertempur dengan menggunakan pasukan umum dalam jumlah besar.

Tujuan pembentukan

Tujuan pembentukan pasukan elit khusus Tontaipur adalah untuk melakukan misi pengintaian jarak jauh ke wilayah musuh sekaligus melakukan sabotase atau penghancuran terhadap sasaran vital yang dimiliki lawan.

Dikarenakan misinya cukup berat, maka peralatan yang digunakanpun bukan main-main karena perlengkapan tempurnya tidak dipakai oleh pasukan biasa. Bahkan, kabarnya 1 orang Tontaipur memiliki kemampuan dan kekuatan setara dengan 10 oran tentara biasa.

Kepelatihan

Tontaipur adalah pasukan elit khusus yang berada di bawah Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang diresmikan pada tanggal 4 Agustus 2001 lalu. Semua anggotanya wajib mengikuti dan melalui pelatihan yang berat selama sekitar 7 bulan lamanya.

Dikarenakan beratnya latihan yang diberikan, dari ribuan orang yang ingin masuk sebagai anggota Tontaipur, hanya beberapa ratus saja yang berhasil. Para pelatih untuk anggota Tontaipur berasal dari jajaran Kostrad, Kopassus dan Paskas.

Persyaratan

Untuk mengikuti kepelatihan, persyaratannya adalah wajib memiliki dedikasi tinggi, kondisi fisik yang minimal mencapai penilaian 70 poin, kemampuan menembak minimal 75%, mempunyai kemampuan navigasi darat dan diprioritaskan bagi mereka yang pernah mengikuti operasi.

Pelatihan Tontaipur dapat diikuti semua golongan, mulai dari level perwira, bintara sampai tantama. Namun, kesemuanya harus memiliki kualifikasi Para terlebih dahulu. Jika belum, maka peserta wajib menempuh Para di Pusat Pendidikan Para Kopassus di Batujajar, Bandung.

Tahapan kepelatihan

Untuk lulus dan masuk menjadi anggota Tontaipur, maka ada beberapa tahapan yang wajib dilalui, seperti;

  • Tahap 1 berupa latihan tempur di Gunung Sangga Buana, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang merupakan medan latihan yang terletak di KOmplek Latihan Kostrad.
  • Tahap 2 berupa pelatihan intelijen/Sandha di Pusdik passus, Batujajar, Bandung.
  • Tahap 3 berupa latihan tempur bawah air yang dilakukan di Pondok Dayung dan Pulau Damar, Jakarta Utara. Latihan ini di bawah pengawasan Pasukan Katak.
  • Tahap 4 berupa latihan untuk pengaplikasian skema berganda yang dilakukan di Situ Lembang, Bandung.