Kenapa Kasus Jessica Lebih Diekspos Berlebih daripada Kasus Penculikan WNI di Malaysia?


Kenapa Kasus Jessica Lebih Diekspos Berlebih daripada Kasus Penculikan WNI di Malaysia? - Sumber Gambar cision.com
Sumber Gambar cision.com

Lebih Penting Nyawa Daripada Harta?

Ada yang mengatakan sudah mendapat titik terang dan ada pula yang masih menganggap bahwa kasus Wayan Mirna Salihin yang tewas karena diduga dibunuh oleh Jessica Kumala Wongso masih abu-abu alias masih berputar-putar tak tentu ujungnya.

Akan tetapi, kenapa pemberitaan kasus ini begitu menghebohkan bahkan banyak media yang mengulasnya sampai dibuat berseri-seri, seperti sebuah sekuel film layar lebar. Tentunya, selain mengejar rating karena kasus tersebut masih dianggap hangat dan memicu banyak orang yang ingin mengikuti kelanjutan kasusnya, kasus ini juga merupakan wahana sirkus dalam kancah permediaan nasional.

Tentunya, bagi sebagian orang yang sudah merasa eneg atau jengah akan pemberitaan ini akan muak dan bosan jika secara terus menerus kasus tersebut ditayangkan. Bahkan, menurut banyak orang, tidak sedikit acara menarik dan penting lain yang justru kalah oleh pemberitaan kasus Jessica atau kasus Mirna ini, seperti salah satu contohnya adalah kembali diculiknya warga negara Indonesia di perairan Malaysia oleh sejumlah kelompok bersenjata.

Uniknya, justru berita penculikan tersebut tidak banyak dikupas atau diekspos besar-besaran oleh media-media besar maupun kecil di Tanah Air. Lantas, kenapa seperti ada ‘diskriminasi’ antara kedua jenis berita tersebut?

Kenapa Kasus Jessica Lebih Diekspos Berlebih daripada Kasus Penculikan WNI di Malaysia? - Sumber Gambar adamriemer.me
Sumber Gambar adamriemer.me

1. Perubahan Dari Oplah Ke Page Views

Sebelum era teknologi berkembang seperti sekarang, banyak media yang mengukur tingkat oplah yang terjual sebagai bahan pemikiran produk media mereka laku atau tidak di pasaran, namun kini d mana era keterbukaan dan teknologi internet menjelma dan masuk ke segala lini, perhitungan oplah tidak lagi menjadi patokan, karena banyak banyak media yang mulai beralih ke media digital dengan mengedepankan sisi pemberitaan langsung dan cepat.

Hanya sekadar untuk mengejar rating, maka media tidak segan-segan memblow-up suatu informasi, kasus atau berita yang dianggap sepele menjadi besar karena mereka memiliki corong lebih luas, panjang dan tentunya besar dibandingkan dengan informasi yang berasal dari mulut ke mulut.

Kenapa Kasus Jessica Lebih Diekspos Berlebih daripada Kasus Penculikan WNI di Malaysia? - Sumber Gambar riviewit.pk
Sumber Gambar riviewit.pk

2. Pengejaran Rating

Tentu banyak media yang tidak ingin rating mereka jeblok atau turun karena hanya menayangkan berita-berita basi atau urang menarik saja. Dalam kedua kasus di atas, kasus Jessica dianggap lebih menarik karena dia ada di Indonesia dan kasusnya belum juga selesai.

Ditambah lagi cara untuk membunuh Mirna adalah jenis baru yang jarang dilakukan di Tanah Air, sedangkan berita mengenai penculikan sudah kerap didengar oleh masyarakat Indonesia. Dikarenakan hal ini, jika publikasi mengenai penculikan yang lebih ditekankan, maka rating dapat dikhawatirkan menurun.

Kenapa Kasus Jessica Lebih Diekspos Berlebih daripada Kasus Penculikan WNI di Malaysia? - Sumber Gambar lensaremaja.com
Sumber Gambar lensaremaja.com

3. Kontroversi Lebih Diminati

Bukan suatu hal yang dapat terbantahkan jika sebuah media lebih senang mengulas masalah kontroversi yang tak berkesudahan daripada yang sudah pasti. Dalam contoh dua kasus di atas, kasus Jessica lebih dipandang sebagai kontroversi karena pada dasarnya, dari kedua belah keluarga, Jessica dan Mirna, juga bukan siapa-siapa, namun sisi kontroversinya adalah penggunaan racun sebagai sarana pembunuhan.

Selain itu, ketidakselesaian kasus ini dalam jangka waktu lama justru lebih diminati, karena akan banyak hal yang dapat diulas dan diungkap. Sedangkan kasus penculikan WNI di Malaysia justru sudah dapat diketahui akhirnya, yaitu dibebaskan atau malah dibunuh oleh pihak penculik.

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi.

Sumber tulisan:
Bagus Prasetio. 2016. WNI Kembali Diculik di Perairan Malaysia tempo.co/read/news/2016/08/07/118793940/wni-kembali-diculik-di-perairan-malaysia diakses pukul 10.32 WIB pada hari Rabu, 14 September 2016
Bayu Adi Wicaksono, Zahrul Darmawan. 2016. 5 Hal Pemicu Kasus Racun Mirna Sangat Heboh metro.news.viva.co.id/news/read/734891-5-hal-pemicu-kasus-racun-mirna-sangat-heboh diakses pukul 10.29 WIB pada hari Rabu, 14 September 2016
BBC Indonesia. 2016. Pemberitaan sidang Jessica Wongso ‘berpotensi giring opini publik’ www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160815_trensosial_jessica diakses pukul 10.31 WIB pada hari Rabu, 14 September 2016
BBC Indonesia. 2016. Tiga WNI diculik di wilayah perairan Sabah, Malaysia bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/07/160710_indonesia_penculikan_filipina diakses pukul 10.31 WIB pada hari Rabu, 14 September 2016
Edi Sumarni. 2016. Mengapa Pembunuhan Mirna Begitu Heboh? Lihat Hebatnya Keluarganya, Bukan Warga Biasa makassar.tribunnews.com/2016/02/04/mengapa-pembunuhan-mirna-begitu-heboh-lihat-hebatnya-keluarganya-bukan-warga-biasa diakses pukul 10.29 WIB pada hari Rabu, 14 September 2016

Sumber gambar:
adamriemer.me diakses pukul 10.59 WIB pada hari Rabu, 14 September 2016
cision.com diakses pukul 10.57 WIB pada hari Rabu, 14 September 2016
lensaremaja.com diakses pukul 11.03 WIB pada hari Rabu, 14 September 2016
reviewit.pk diakses pukul 11.01 WIB pada hari Rabu, 14 September 2016

Tentang Kita
Twitter : kekitaan_
Line : @kekitaan
Facebook : Kekitaan Kita
Google+ : Kekitaan Kita
Youtube : Kita/
Instagram : kekitaan_
Pinterest : kekitaan_
Linkedin : kekitaan_