Astaga! Atlet Peraih Belasan Medali Ini Kini Jadi Penjahat


bagusdanu

Siapa sangka, Bagus Danu Saputra (21) mantan atlet angkat besi prestatif dengan belasan medali ini mau tak mau harus meringkuk di penjara. Semangat sportivitasnya saat bertanding tak mampu dibawanya dalam kehidupan sehari-hari. Ia tertangkap basah mencuri sepeda motor di Semarang pada Senin (5/9/2016).

Saat ditanya mengenai motif melakukan perbuatan kriminal tersebut, Bagus mengaku terpaksa melakukannya karena himpitan ekonomi.

Seperti dilansir laman Viva News, bapak satu anak yang merupakan warga kecamatan Gayamsari, Semarang ini melakukan tindakan pencurian sepeda motor bersama temannya, Mamang. Bagus sendiri kini terancam hukuman kurungan hingga 12 tahun penjara.

Seperti dilansir dari Detik, Bagus yang saat itu beraksi dengan temannya Mamang Rusi Asmoro (21) warga kelurahan Lamper, Semarang Selatan mencuri berbekal celurit dan kunci leher T.

Bagus dan Mamang sendiri diketahui sudah dua kali melakukan aksi kriminal yang serupa. Aksi tersebut dilancarkan ketika pemilik kendaraan sedang lengah dan tidak sedang berada di area parkiran. Aksi terakhir yang dilakukannya adalah di daerah Pedurungan Kidul Semarang pada 15 Agustus 2016 lalu.

Menurut Kapolsek Pedurungan, Kompol Sugiyamto, menjelaskan bahwa sebelum melancarkan aksinya, terlebih dahulu mereka menenggak minuman keras (miras) terlebih dahulu. Mereka memiliki tempat-tempat sasaran tertentu. Misalnya saja warnet, warung makan, hingga kos – kosan.

Kasi Olahraga Prestasi Dinas Sosial Pemuda dan Olah Raga Kota Semarang Agus Supriyanto pun angkat bicara.

“Tadi saya ngobrol dengan dia, intinya, dia khilaf melakukan aksi pencurian tersebut. Sebenarnya ia atlet berprestasi, namun terdesak alasan ekonomi sehingga mengambil jalur yang nggak benar,”ujarnya.

Angan-angan Bagus untuk melanjutkan kembali prestasinya di dunia olahraga pupus sudah. Kini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Jika menengok ke belakang, Bagus memiliki prestasi luar biasa dengan raihan total penghargaan sebanyak 12 medali tingkat nasional hingga internasional. Salah satu prestasinya adalah meraih medali perunggu pada ajang Arafura Games 2011 di Darwin, Australia untuk kelas angkat besi kelas 56 kg.

Lebih mengejutkannya lagi, bahkan saat ia masih duduk di bangku kelas VII SMP, ia sudah meraih medali emas tingkat ASEAN.

“Sebenarnya event terdekat ia ikut event Porprov Jateng. Tetapi semuanya sudah terlanjur. Niatan ingin latihan terus, tapi saya kecewa karena kemampuan saya tak pernah dujicoba,”ujar Bagus.

Apapun alasan Bagus, pupus harapannya untuk berprestasi kembali dengan gemilang di dunia olahraga. Ia mau tak mau harus menghadapi jeratan hukuman kurungan hingga 12 tahun penjara.