Bamsoet: Belum ada yang Kalahkan Jokowi, Kecuali Mukidi


bamsoetPolitikus Partai Golongan Karya (Golkar), Bambang Soesatyo mengatakan berdasarkan survei internal yang dilakukan oleh Partai Pohon Beringin itu menunjukkan bahwa hingga saat ini belum ada tokoh yang bisa mengalahkan elektabilitas Presiden Joko (Jokowi) Widodo.

“Survei internal kami masih tinggi. Belum ada yang bisa kalahkan Jokowi, kecuali Mukidi ya, he he he he,” tutur Bambang seraya bergurau di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (1/9/2016), dikutip dari jitunews.com.

Bahkan, pria yang akrab disapa Bamsoet itu menjelaskan, partai yang dipimpin oleh Setya Novanti itu tengah serius dalam mengusung Jokowi sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 mendatang. Untuk itu, lanjut Ketua Komisi III itu menyatakan bahwa pihak partainya saat ini akan terus melakukan terobosan untuk terus menaikkan elektabilitas Jokowi.

Bamsoet memaparkan, untuk mendongkrak elektabilitas Jokowi salah satu strategi yang dilakukan ialah dengan memasang poster Presiden RI ke-7 itu dalam setiap kegiatan Partai Golkar di pusat maupun daerah. Hal ini dilakukan demi masyarakat paling bawah pun mengetahui bahwa Partai Golkar mengusung Jokowi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Salah satu strategi di mana kita ingin publik mengetahui, terutama di akar rumput bahwa Golkar pendukung pemerintah Jokowi,” ujar Bamsoet yang juga ketua pemenangan pemilu Golkar untuk Jawa Tengah dan DIY itu, dikutip dari jpnn.com.

Melihat kondisi itu, diperkirakan pada Pilpres 2019 mendatang, Partai Golongan Karya tidak mengusung calon dari internal partai. Melainkan akan mendukung Presiden Jokowi untuk melanjutkan jabatannya hingga 2024 dengan mengikuti Pilpres 2019.

Dukungan Bamsoet untuk Jokowi juga pernah ia sampaikan sebelumnya. Bamsoet juga pernah menganggap bahwa Jokowi sebagai keajaiban dunia.

“Tampaknya Presiden Jokowi telah berhasil menjadi alat pemuas, hampir seluruh lapisan masyarakat puas. Ini fenomena luar biasa, Jokowi ini barangkali bisa dikategorikan sebagai keajaiban dunia,” tandas Bamsoet di Kantor Indikator Politik Indonesia, Jalan Cikini V, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/8/2016), dikutip dari galamedia.com.

Jenjang jabatan yang dilalui Jokowi mulai dari wali kota, gubernur DKI Jakarta, hingga menjadi orang nomor wahid di Indonesia telah meningkatkan ekspektasi masyarakat.

“Jokowi bukan pemilik modal dan bukan pemilik partai. Sejak Jokowi dilantik, ekspektasi masyarakat demikian luar biasa,” lanjut Bamsoet ketika itu.

Meskipun demikian, awal pemerintahan Jokowi sering mengalami kegaduhan antar menteri di dalam Kabinet Kerja. Lantas Presiden Jokowi melakukan rehuffle kabinet untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaAda-Ada Saja, Kini ISIS Haramkan Sepakbola Milik FIFA Karena…
Berita berikutnya2 Pekan Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasan Habibie Merahasiakannya