Jadi Timses Ahok, KPK Berikan Sindiran Pedas Buat Nusron Wahid


nusron wahid

Sejak munculnya nama Nusron Wahid sebagai Ketua Tim Pemenangan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, banyak kritik bermunculan. Sebagian besar merasa bahwa Nusron tidak tepat menduduki jabatan tersebut, terlebih dianggap masih banyaknya masalah di Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang saat ini ia kepalai.

Sindiran tajam juga dilontarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Basaria Panjaitan, mengatakan banyak kasus korupsi dalam penempatan TKI di luar negeri.

“Banyak terjadi kasus yang berhubungan dengan korupsi di dalam pelaksanaan, mulai dari rekrutmen, pembuatan dokumen, penempatan, sampai penyeberangan kembali. Ada penyuapan, pemerasan, gratifikasi. Tahun 2015 KPK dan Bareskrim sudah lakukan semacam sidak. Apakah pemerasan sudah habis? Sampai sekarang kok rasanya belum,” kata Basaria, Rabu (31/8/2016), dilansir dari merdeka.com.

Basaria menegaskan bahwa banyak TKI yang tidak bisa menikmati hasil kerja keras mereka di negeri orang. Pendapatan paling banyak malah dinikmati oleh para sindikat yang mengatur penempatan dan lain-lainnya. Lebih jauh, Basaria juga menganggap mafia dalam pengurusan TKI punya penghasilan lebih besar dibandingkan dengan jearingan pengedar narkoba.

“Penghasilan sindikat lebih besar dari narkoba,” ucapnya.

Basaria mengategorikan penjahat sindikat TKI sebagai extraordinary crime (kejahatan luar biasa). Ia mengingatkan jika banyak sekali jalur-jalur tikus untuk memberangkatkan para pekerja ilegal di luar negeri.

“Di Kepri banyak pulau, pelabuhan tikus yang tidak terpantau. Strategi ini yang dimanfaatkan oknum pelaku sindikat trafficking TKI,” jelasnya.

Selain itu, Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati menilai juga memberikan kritikan pedas terhadap Nusron. Ia menilai jika Nusron sekarang lebih banyak terkonsentrasi untuk mengurusi pemenangan Ahok dibandingkan dengan TKI.

“Terkait posisi Kepala BNP2TKI Nusron Wahid yang belakangan lebih terlihat aktif sebagai politisi dan Ketua Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok daripada posisinya sebagai Kepala BNP2TKI, sungguh memprihatinkan,” kata Okky, Senin (15/8/2016), dikutip dari merdeka.com.

Sebelumnya juga ada desakan dari Wakil ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar segera mencopot Nusron dari jabatannya sebagai Kepala BNTP2TKI.

“Begini ya keberadaan Nusron sebagai Ketua Tim Pemenangan Ahok sebaiknya dia mengundurkan diri saja. Dan Joko Widodo harus segera memecat Nusron karena dia digaji negara sebagai Kepala BNP2TKI itu untuk ngurus TKI bukan untuk ngurus Pilkada Jakarta,” kata Arif saat dihubungi, Jumat (26/8/2016).


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaWow! Caesar Mendapat Undangan Khusus dari Raja Arab untuk Berhaji
Berita berikutnyaAstaga! Banyak Mahasiswa Bandung Ikut Program Nikah Siri