Habib Rizieq Bersedia Terima Pemimpin Non Muslim, Asal….


    ahok habib rizieq kanalberita.net

    Pemimpin Besar DPP Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab mengharapkan hasil dari Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang akan mendapatkan pemimpin yang amanah.

    Sebelumnya, sejak awal dilantiknya Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta, FPI selalu menolak. Tak hanya itu, saking tidak sukanya, FPI juga membuat gubernur tandingan Ahok di Jakarta.

    Diketahui FPI telah memilih Gubernur DKI Jakarta tandingan Ahok yaitu Fahrurrozi. Pria yang kerap disapa Bang Rozi ini ditunjuk langsung oleh Habib Rizieq pada tahun 2014 lalu. Kabarnya, Bang Rozi ini juga gemar ‘blusukan’ layaknya Jokowi ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

    Keputusan penolakan itu, Habib Rizieq menjelaskan, lantaran sejumlah kebijakan yang diambil oleh Ahok kerap kali bersinggungan dengan isu SARA.

    “Terkait Pilkada DKI, sejak gubernur sekarang ini dilantik, kita para ulama dan Habait kami membuat gubernur tandingan dan itu hanya perlawanan politik karena kebijakan menyulut SARA,” ucap Habib Rizieq, Senin (29/8/2016), dikutip dari merdeka.com.

    Terkait dengan pernyataan itu, Habib Rizieq mencontohkan, ketika penjualan hewan kurban untuk hari Raya Idul Adha. Ketika itu Ahok mengatakan bahwa tempat pemotongan hewan harus di tempat khusus. Ahok juga meminta penjualan hewan kurban tidak dilaksanakan di sembarang tempat.

    Namun meski begitu, Habib Rizieq tidak selamanya dirinya membenci Ahok.

    “Saya menolak gubernur non muslim bukan saya sentimen. Karena itu perintah Tuhan saya,” lanjutnya.

    Pemenang pada pesta demokrasi wilayah Ibukota itu diharapkan merupakan sosok pemimpin yang bisa mengayomi masyarakat.

    “Kita warga Jakarta mengharapkan pemimpin yang amanah,” ujar Rizieq dengan tegas, di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta, Senin (29/08/2016), dikutip dari rimanews.com.

    Dalam kesempatan itu Habib Rizieq juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk tetap menjaga semangat persatuan dan kesatuan NKRI dan menjaga kerukunan antar umat beragama dengan cara tidak mudah terprovokasi adu domba oleh oknum tertentu.

    “Semangat kita adalah persatuan dan kesatuan NKRI, mari kita bersama-sama berantas narkoba dan minuman keras dan jangan mudah diadu domba antar umat beragama,” jelas Habib Rizieq.

    Habib Rizieq juga memastikan bahwa pihaknya akan tetap menghormati dan mendukung siapa pun pemimpin yang terpilih pada Pilkada DKI Jakarta 2017 nantinya. Namun, Habib Rizieq memberikan syarat pemimpin tersebut memiliki etika sopan, santun, jujur, dan membela rakyat kecil.

    “Pemimpin non muslim yang terpilih saya akan menghormati dan mendukung dengan syarat pemimpin yang sopan, santun dan jujur serta membela masyarakat kecil,” pungkasnya.