Ternyata Ini Penyebab Bentrok antara Ojek Online dan Warga di Mall Detos


    ojekPihak kepolisian Depok sedang mendalami apa penyebab kerusuhan antara ojek online dengan salah satu kelompok masyarakat di depan Mall Detos, Jl Raya Margonda, Depok, Jawa Barat. Indikasi awal bahwa keributan itu dipicu akibat adanya ojek online yang mangkal di ruas Jl Margonda Raya, di depan Mall Detos.

    “Permasalahannya masih kita selidik, tetapi informasinya (penyebab), biasa mangkal depan Detos dan mengganggu lalu lintas,” kata Kapolres Depok Kombes Harry Kurniawan Minggu (21/8/2016), dikutip dari detik.com.

    Permasalahan tersebut membuat kedua pihak saling bercekcokan. Adu mulut itu berakhir panjang sampai terjadi baku hantam antara kelompok warga dengan driver ojek online tersebut.

    “Tetapi itu kan baru informasi dari satu pihak. Nanti kita dudukkan mereka bersama-sama, apa sebenarnya permasalahan tersebut,” imbuh Harry.

    Mereka dianggap telah mengganggu angkot yang biasa mangkal di depan Detos. “Kelompok pemuda ini adalah timer angkot yang biasa mangkal di Detos,” kata Yadi, salah seorang pengemudi Grabbike, seperti dilansir dari newsjs.com

    Menurutnya sekelompok warga itu tiba-tiba langsung memukul pengemudi ojek online dan menabrak motornya yang dalam posisi sedang di parkir. “Mereka langsung serang dan main pukul rekan kami,” katanya.

    Pasca peristiwa itu, puluhan pengemudi Grabbike mencoba mendatangi sekelompok pemuda tersebut untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara baik-baik.

    Diketahui sekelompok pemuda  itu berasal dari Indonesia timur yang tinggal di mess Pratiwi.

    “Saat ada pembicaraan di lobi Detos, puluhan pemuda kelompok mereka langsung menyerang lagi. Mereka melempar batu dan mencoba memukuli rekan kami dengan membabi buta,” Ungkap Yadi.

    Saat itulah, kata Yadi, lima orang pengemudi ojek online menderita luka-luka. “Kami lalu meminta polisi menyelesaikan masalah ini dan agar membekuk mereka,” imbuhnya.

    Walaupun begitu, tindakan kekerasan terhadap ojek online tersebut tidak dapat dibenarkan. Polres Depok sedang mengusut kasus ini dan memproses pelaku sesuai hukum.

    Polres Depok telah melakukan razia di mess Pratiwi, pasca keributan antara driver ojek online dengan salah satu kelompok warga di depan Mall Detos. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan 2 orang yang diduga pelaku kekerasan terhadap driver ojek online

    “Tadi malam kami amankan puluhan orang di Mess Prawita dan korban juga kami hadirkan ke Polres semalam,” ujar Harry kepada detik.com, Minggu (21/8/2016).

    “Sudah ada dua orang yang kami amankan. Berdasarkan keterangan salah satu korban driver ojek online ini menunjuk dua pelaku,” lanjut Harry.

    Akibat bentrokan tersebut, salah seorang driver ojek online mengalami luka memar dan kini pihak kepolisian sedang membuatkan visum untuk korban.