Heboh, Arema Cronus Ternyata Nyaris Datangkan Eks Kapten Timnas Jerman Ini


michael-ballack

Tepat 11 Agustus 2016, tim Arema Cronus berulang tahun yang ke 29, menjelang usia kepala tiga, ternyata skuad Singo Edan mulai mencari marquee player kelas dunia, bahkan terungkap bahwa Arema sempat hampir mendatangkan mantan bintang klub Inggris Chelsea Michael Ballack.

Cerita tentang Ballack tersebut diungkapkan oleh General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo. Ruddy menceritakan bahwa sang mega bintang sempat akan berkostum Arema pada musim 2012.

Bahkan kala itu, manajemen Arema sudah melakukan negosiasi langsung dengan agen pemain berposisi sebagai playmaker tersebut. Rudi juga menyebutkan bahwa saat itu negosiasi berjalan lancar, dan mencapai titik temu.

“Waktu itu sebenarnya semua sudah OK. Bahkan perwakilan mereka ( agen Ballack) sudah datang ke Malang lho,” tutur Ruddy.

Kedatangan perwakilan agen tersebut diceritakan Ruddy untuk melihat-lihat fasilitas dan kelengkapan yang akan didapat Ballack.

“Mereka datang melihat kondisi. Bahkan dari sekian lokasi mereka merasa cocok dengan salah satu rumah di Araya ( komplek perumahan elite di Kota Malang ),” cerita Ruddy.

Namun harapan publik bola nasional untuk melihat aksi Ballack di Indonesia harus pupus lantaran eks gelandang andalan Bayern Muenchen ini memutuskan pensiun lebih dini dari dunia sepak menyepak si kulit bundar.

“Keputusan Ballack tersebut dipengaruhi istrinya, rupanya sang istri memintannya untuk gantung sepatu dan lebih konsentrasi kepada keluarga,” ungkapnya.

Meskipun pernah gagal ternyata keinginan Arema untuk mendatangkan bintang kelas dunia belumlah pupus. Didorong keinginan pemilik klub Nirwan Bakrie yang ingin melihat pemain berkelas Eropa bermain di Indonesia. Kini Ruddy mengakui bahwa pihaknya sedang mengincar beberapa pemain level Piala Dunia.

“Pemain bintang yang datang tidak harus dalam level puncak. Bisa juga mereka yang sudah menurun di Eropa, namun saya yakin kemampuan mereka di Asia pasti masih OK. Indonesia pernah mendatangkan pemain kelas dunia seperti Roger Milla dan Mario Kempes, dan dampaknya sangat bagus bagi sepakbola nasional,” papar pria berkacamata ini.

Keputusan manajemen Arema ini juga lantaran melihat tren liga-liga di Asia saat ini adalah dengan mendatangkan marquee player, seperti di India atau bahkan Malaysia.

“Beliau (Nirwan Bakrie) berharap kalau bisa, Arema membeli marquee player sekelas Alessandro del Piero atau Ronaldinho,” ujar Ruddy. ” sambungnya.

cristiano-ronaldo-604-ronaldinho-talking-with-alessandro-del-piero-in-juventus-vs-ac-milan-in-serie-a

Ruddy menyebut, masuknya marquee player ini diharap tak hanya mampu mengangkat performa Arema secara teknis. Namun, ia juga berharap kedatangan marquee player ini juga bisa mendongkrak performa bisnis timnya.

Lebih lanjut, mengenai nama-nama marquee player yang dibidik Arema, Ruddy tak membebernya. Ia mengaku menyerahkan keputusan pada pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija. “Syaratnya, harus kelas dunia. Masa liga Malaysia bisa mendatangkan Pablo Aimar, kita tidak?” tuturnya.

Sementara itu, Ruddy mengaku bahwa ia akan menggunakan bursa transfer tengah musim ini tak hanya untuk memperkuat tim di ISC A belaka. Ia bakal memanfaatkan untuk mematangkan tim sebagai persiapan musim depan, sehingga tak menutup kemungkinan marquee player akan didatangkan pada jeda musim ini.

“Yang pasti, tujuan kita agar musim depan pemain-pemain kita sudah cocok dengan gaya main kami di Arema,” tandasnya.