Hiii… Ada Spesies Laut Misterius Seperti Ini Muncul di Perairan Indonesia


    2142442Ikan-Aneh780x390

    Sesosok ikan misterius membuat heboh masyarakat Minahasa. Ikan yang ditemukan oleh seorang anggota polisi tersebut, tidak bisa diidentifikasikan secara pasti jenisnya.

    Dilansir dari Kompas, Seorang anggota polisi, Jefrry Nggala yang sehari-hari berdinas di Polsek Urban Wanea menemukan seekor ikan yang cukup aneh dan langka, Minggu (7/8/2016).

    “Ikan itu saya temukan di pantai Kalasey, Minahasa pagi tadi sekitar pukul 9.30 Wita. Saat ditemukan ikan itu memang sudah mati, tetapi mungkin belum lama mati,” jelas Jefrry.

    Ikan yang bentuknya mirip hiu dan sedikit aneh itu kini disimpan di rumahnya dengan pendingin es sambil menunggu ada pihak yang berkompoten datang menelitinya.

    Jefrry pun memotret ikan itu dan mengunggahnya di akun Facebook miliknya. Unggahan Jeffry sontak menarik perhatian banyak pihak, karena ikan unik tersebut tidak pernah terlihat sebelumnya. Netizen pun ramai membicarakan temuan Jefry ini, beberapa diantaranya mengganggap ini adalah ikan purba, namun tak sedikit pula netizen yang mengkaitkan ikan mirip hiu tersebut dengan dunia mistis.

    “Waktu saya temukan, matanya berwarna ungu. Saya coba cari referensi di internet, mungkin ini ikan yang cukup langka,” kata Jefrry.

    Ikan berukuran panjang sekitar satu meter itu berwarna cokelat gelap dan mempunyai ekor dan sirip seperti hiu. Tetapi moncong dan matanya agak aneh.

    Tim Peneliti gabungan melakukan konferensi Pers sekaligus dimulai secara resmi Kegiatan Analisis temuan Spesimen ‘Terduga’ Hewan Laut Golongan Hiu,  di Laboratorium Teknologi Akuakultur Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Sam Ratulangi Manado, Rabu (10/8) pukul 13.00wita,

    “Spesies ini terduga menyerupai Oxynotus bruniensis (Prickly Dogfish)” ungkap Prof Janny Kusen disela-sela persiapannya sebelum dimulainya acara tersebut.

    Radar Unik

    Ir Jan Tamanompo, MSi menjelaskan, bahwa setelah menjadi viral penemuan spesimen hewan laut itu, maka timnya segera mengambil inisiatif melakukan analisis mendalam.

    “Saya ajak kawan saya untuk sama sama mengambil spesimen hewan laut ini dari bapak Jeffry, dan kemudiaan saat ini (10/08/2016) kita mulai melakukan penelitian” ungkapnya

    Diterima langsung oleh Dr Gustaf Mamangkey, Dr Edwin Ngani, dan Dr. Trina Talley. Momen ini pun disaksikan pula oleh Staf DKP Provinsi Sulawesi Utara Ir. Roy Rawis, MSi dan Audy Dien, MSi dan media Kompas” ungkapnya.

    Lanjutnya, “spesimen dalam kondisi sudah terkelupas dibeberapa kulit dan anus sudah mengeluarkan kotoran dan minyak, namun untuk menjaga agar kondisi ikan tetap awet saat itu diberi pecahan es batu yang ditaburi garam dapur” terangnya, dikutip dari TribunManado.

    Prickly Dogfish sendiri diketahui bukan ikan asli dari perairan Manado. Bahkan diyakini ikan ini sudah punah, namun kemunculannya membuktikan bahwa kekayaan laut Indonesia masih menyimpan banyak misteri.

      http://credit-n.ru/zaymyi-next.html